Surabaya 24 Januari 2025 | Draft Rakyat Newsroom- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Netra (UPT RSBN) Malang bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Direktorat Branding, Marketing, dan Media, menggelar kegiatan produksi video bahasa isyarat untuk sejumlah materi islami.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan konten edukatif yang dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas pendengaran. Dalam proses pengambilan video, penerima manfaat disabilitas netra (PM distra) turut berkontribusi langsung. Mereka adalah Husni yang membawakan ‘Lafadz Takbiran’, Basori dengan ‘Doa Niat Puasa’, dan Suliadi yang menyampaikan ‘Doa Buka Puasa’.
Kepala UPT RSBN Malang, Firdaus Sulistijawan SSos MPSSp, dalam rilis Dinsos Jatim, Kamis (23/1/2025) menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung inklusi sosial. Dengan melibatkan PM secara langsung, pihaknya ingin menunjukkan bahwa setiap individu memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada kegiatan yang memberi manfaat banyak orang.
“Kami berharap konten yang dihasilkan dapat menjadi media edukasi yang bermanfaat untuk semua kalangan,” ungkap Anantya.
Suliadi, salah satu PM distra yang turut berpartisipasi, mengungkapkan rasa bangganya. Ia merasa kegiatan ini menjadi kesempatan baginya untuk menunjukkan, bahwa disabilitas bukanlah hambatan untuk berkarya.
“Semoga video ini bisa membantu banyak orang memahami nilai-nilai Islami dengan cara yang inklusif,” ujarnya.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus mendukung penyebaran informasi yang ramah dan inklusif. (her)
