Surabaya 28 Februari 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Memasuki tahun 2025, dalam rangka mendukung visi Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) dan mewujudkan program ke-7 Asta Cita Presiden RI terkait pemberantasan narkoba, BNN Kabupaten Gresik bersama PT. Garam, perusahaan BUMN di Gresik, menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Deteksi Dini melalui Tes Urin. Kegiatan ini bertujuan untuk menanggulangi penyalahgunaan narkoba serta menekan prevalensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan kerja.

Gresik sebagai kawasan industri yang bergantung pada sektor ini, memiliki lahan yang mayoritas digunakan untuk industri. Hal ini berdampak pada berkembangnya ekonomi dan sosial melalui kegiatan masyarakat dan usaha yang beragam. Namun, angka prevalensi narkoba di kalangan pekerja cukup tinggi, dengan banyak pekerja menggunakan narkoba sebagai stimulan atau doping, yang tentu saja berisiko pada lingkungan kerja.

Benni Wahyu Parandhi, General Manager Human Capital & GA PT. Garam, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba. Kepala BNN Kabupaten Gresik, AKBP Suharsi, mengingatkan pentingnya peran pekerja dalam melindungi diri dan rekan kerja dari bahaya narkoba, serta menolak tawaran narkoba dengan menjaga pola hidup sehat dan waspada terhadap risiko narkotika.
Dengan adanya kesadaran ini, diharapkan dapat memutus rantai penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja. Upaya preventif dan pemberantasan narkoba, sesuai dengan amanat UU Narkotika No. 35 Tahun 2009, melibatkan peran serta masyarakat dan dunia usaha untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari ancaman narkoba, sehingga masyarakat merasa aman. (tri)
