More
    BerandaUncategorizedInisiasi Program Cedar, Pemerintah Kota Blitar Dorong Minat Baca Anak Sejak Dini

    Inisiasi Program Cedar, Pemerintah Kota Blitar Dorong Minat Baca Anak Sejak Dini

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 5 Maret 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusip) Kota Blitar, menginisiasi program Cerita Anak Dalam Jaringan (Cedar) sebagai langkah inovatif untuk menumbuhkan minat baca pada anak usia dini. Program ini dirancang agar kegiatan membaca di perpustakaan lebih menarik dan mudah diakses anak-anak.

    Kepala Dinperpusip Kota Blitar, Njunariadi, melalui laman resmi Pemerintah Kota Blitar, dilansir Rabu (5/3/2025), menjelaskan, Cedar merupakan layanan jemput bola yang mengajak anak-anak untuk mengikuti wisata buku di Dinperpusip Kota Blitar. Dalam kegiatan ini, mereka akan mendengarkan sesi mendongeng dari guru atau narasumber yang sudah disiapkan. “Cedar menjadi layanan jemput bola kami untuk mengemas kegiatan membaca di perpustakaan agar lebih menarik bagi anak,” ujar Njunariadi.

    Menurut Njunariadi, dalam sesi mendongeng itu nantinya akan didokumentasikan dan diunggah ke media sosial resmi Dinperpusip, seperti Instagram Reels dan YouTube. Dengan begitu, anak-anak dapat mengakses cerita-cerita tersebut kapan saja, baik di rumah maupun di sekolah.

    Sementara terkait topik yang diangkat dalam Cedar berfokus pada cerita bertema kepahlawanan. Seperti kisah Bung Karno sebagai Bapak Proklamator, perjuangan Supriyadi, hingga kisah R.A. Kartini. Program ini selaras dengan SERENADA (Sekolah Religius, Nasionalis, dan Berbudaya) yang dirancang sebagai program penguatan karakter bagi peserta didik di Kota Blitar. “Kami berharap, selain menanamkan literasi, cerita bertema kepahlawanan ini dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme pada anak sejak dini,” tambah Njunariadi.

    Lebih lanjut, Njunariadi berharap program Cedar dapat membangkitkan rasa penasaran anak-anak untuk mencari lebih banyak bacaan tentang pahlawan nasional. Dengan begitu, budaya gemar membaca serta wawasan kebangsaan dapat ditanamkan sejak dini. (van)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru