Surabaya 04 Juni 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Laga penentuan cabor panahan Pomprov III Jatim yang berlangsung di Lapangan KONI Jatim yang berlangsung pada 31 Mei 2025 berlangsung sengit. Kontingen dari 13 perguruan tinggi unjuk kebolehan menguasai perolehan medali pada cabor tersebut.
Setelah melalui babak penentuan yang sangat kompetitif, kontingen Universitas Negeri Malang (UM) tampil gemilang dan memborong 4 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Perolehan medali tersebut menunjukkan dominasinya sebagai juara umum cabor panahan.
Berikutnya, kontingen Universitas Brawijaya (UB) mengamankan posisi kedua cabor panahan setelah mengoleksi 3 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Kontingen kampus Kota Pahlawan dalam hal ini Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyusul dengan perolehan 3 medali emas, 3 perak, dan 5 perunggu.
Dua medali emas lainnya diamankan kontingen Universitas Airlangga (Unair). Mereka menambah koleksi medali 1 perak, dan 1 perunggu. Lalu, 1 medali emas dibawa pulang kontingen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, ditambah 1 perak.
Empat medali lainnya masing-masing diboyong Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya 2 perak, Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh-J) 1 perak, dan ATP AMIK Taruna Probolinggo 1 perunggu.
Setelah mengantarkan timnya memuncaki perolehan medali panahan, Bunga Arbela, pelatih panahan UM mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi gemilang anak asuhnya itu.
“Saya sangat bangga sekali dengan atlet-atlet UM, mereka semangat untuk meraih medali emas dan alhamdulillah tercapai juga targetnya,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pengalaman selama dua hari perlombaan sangat seru, memberikan kesempatan untuk mengenal lebih banyak mahasiswa dari berbagai jurusan dan kampus lain.
Serupa diutarakan Hanung Triswandono, official kontingen panahan UB. Perolehan timnya itu merupakan buah dari semangat, kerja keras, dan kegigihan. “Alhamdulillah dengan semangat di tengah-tengah kesibukan kuliah mengerjakan tugas hasilnya terbayar dengan medali,” ucapnya.
Penampilan gemilang seluruh kontingen kampus cabor panahan diapresiasi Wakil Ketua I Bapomi, Muarifin yang hadir dalam sesi penyerahan medali. Ia mengapresiasi semuanya, baik yang dapat medali maupun yang belum meraih medali.
“Yang penting itu spiritnya, semangat untuk menunjukkan kemampuan itu yang pertama yang kelihatannya muncul. Kompetisi itu proses mematangkan diri. Yang memang bawa pulang medali, yang belum dapat medali membawa pulang pengalaman yang berharga,” ucapnya.
Ia berharap, seluruh atlet tetap menjaga asa, menjaga semangat untuk terus latihan dan latihan. Kekurangan atau yang belum maksimal dalam pertandingan ini bisa ditingkatkan lagi untuk menata kompetisi ke depan. (her)
