Surabaya 03 Juli 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Insiden kecelakaan antara Kereta Api (KA) Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol – Surabaya Pasar Turi menemper kendaraan forklift di perlintasan sebidang (JPL No. 393) Km 222+6/7 pada petak jalan antara Stasiun Kandangan dan Tandes, Surabaya, Rabu (02/07/2025), pukul 16.25 WIB sore.
Akibat temperan KA Ambarawa Ekspres dengan forklift tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, KA Ambarawa Ekspres mengalami kerusakan pada lokomotif, sementara alat penggaruk pada forklift terlempar hingga mengenai ruko di dekat tempat kejadian.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya langsung mengerahkan lokomotif pengganti dari Depo Lokomotif Surabaya Pasar Turi untuk menangani kondisi darurat ke lokasi kejadian.
Proses evakuasi dan pemeriksaan jalur dilakukan secara sigap dan cermat oleh tim KAI di lapangan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta lainnya.
Setelah lokomotif pengganti tiba dan jalur dinyatakan aman, KA Ambarawa Ekspres kembali melanjutkan perjalanan sekitar pukul 17.45 WIB.
Akibat kejadian ini, KA Ambarawa Ekspres (KA 264) mengalami keterlambatan lebih dari 60 menit. Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan, KAI memberikan service recovery kepada penumpang yang terdampak.
PT KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. KAI berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama.
“Kami mengimbau pada seluruh pengguna jalan untuk senantiasa berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang, serta mematuhi semua rambu dan sinyal yang ada. Dahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama,” ujar Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya dikutif dari beritalima.
KAI terus berupaya menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menciptakan budaya tertib dan disiplin di perlintasan sebidang.
Adi Djoko P (55) salah satu penumpang KA Ambarawa Ekspres dari Semarang Poncol – Surabaya PasarTuri yang berada dirangkaikan Gerbong tiga mengatakan bahwa ada terasa benturan dan kereta berhenti. Setelah ditengok dari pintu ternyata kereta yang ditumpangi menemper Forklift diperlintasan sebidang antara Stasiun Kandangan – Tandes Surabaya.
” Penumpang sempat panik tetapi setelah mendapat penjelasan dari petugas kereta para penumpang tenang dan menunggu sekitar satu jam lebih kereta bisa melanjutkan perjalanan ke Stasiun SurabayaPasaturi,”pungkas Adi.(myo’)
