More
    BerandaUncategorizedHarumkan Almamater, Mahasiswa UNAIR Dinobatkan sebagai Terbaik II dan Terfavorit Duta Bahasa...

    Harumkan Almamater, Mahasiswa UNAIR Dinobatkan sebagai Terbaik II dan Terfavorit Duta Bahasa Nasional

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 23 September 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini, Nursan’ah Almasta Gohan, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) angkatan 2023, berhasil meraih predikat Terbaik II sekaligus dinobatkan sebagai Terfavorit Duta Bahasa Tingkat Nasional 2025. Penghargaan itu diumumkan pada Jumat (12/9/2025) di Hotel Aston, Jakarta Barat.

    Perjalanan dan Tantangan Kompetisi

    Almasta mengaku ketertarikannya mengikuti ajang Duta Bahasa berawal dari semangatnya menjaga martabat bahasa Indonesia sekaligus melestarikan bahasa daerah. Baginya, kompetisi ini bukan sekadar lomba, tetapi wadah kontribusi nyata generasi muda dalam diplomasi budaya.

    “Tantangan terbesar adalah menjaga konsistensi, baik dalam mengasah wawasan kebahasaan maupun membagi waktu antara akademik, organisasi, dan persiapan lomba,” ungkapnya.

    Dari tujuh komponen penilaian yang harus dilalui, Almasta menekankan pentingnya manajemen diri dan disiplin. “Saya belajar bahwa kunci utama adalah keuletan serta kesungguhan di setiap tahap,” tambahnya.

    Makna Gelar Terfavorit Duta Bahasa Nasional

    Selain predikat Terbaik II, Almasta juga meraih gelar Terfavorit Duta Bahasa Nasional. Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai hasil dukungan banyak pihak. “Penghargaan ini bukan hanya milik saya, tetapi juga Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Ikatan Duta Bahasa Jatim, keluarga, dan teman-teman yang selalu mendampingi,” jelasnya.

    Ia menilai gelar Terfavorit menjadi bukti bahwa dukungan kolektif mampu menguatkan langkah individu. Lebih dari itu, ia ingin menjadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus berkarya di bidang bahasa, sastra, dan budaya.

    Peran Generasi Muda dalam Kebahasaan

    Dalam pandangannya, generasi muda memegang peranan penting dalam menjaga bahasa Indonesia di era globalisasi. Salah satunya melalui media sosial. “Kita bisa membuat konten kreatif tentang penggunaan bahasa yang baik dan benar, agar bahasa Indonesia hadir dengan lebih menarik di ruang digital,” ujarnya.

    Tak hanya itu, Almasta juga mengembangkan krida sastra sejarah Jawa Timur dengan fokus pada Kerajaan Majapahit dan Singasari. Melalui karya literasi, ia berharap generasi muda semakin bangga pada identitas bangsa sekaligus peduli pada warisan budaya daerah.

    Dukungan dan Harapan ke Depan

    Prestasi Almasta mendapat apresiasi dari kampus, dosen, teman, hingga keluarga. Menurutnya, kombinasi dukungan tersebut menjadi sumber kekuatan besar. “Kampus memberi ruang berkembang, teman-teman memberi semangat, dan keluarga selalu menjadi kekuatan utama,” katanya.

    Ke depan, Almasta berkomitmen memperluas kontribusi melalui kolaborasi dengan berbagai komunitas dan lembaga. Ia menegaskan bahwa prestasi bukan akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar. “Jangan takut gagal, karena dari keberanian mencoba kita akan menemukan peluang baru. Setiap mahasiswa UNAIR punya potensi untuk membawa nama baik almamater di panggung nasional maupun internasional,” pungkasnya.(nis)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru