More
    BerandaUncategorizedHadirkan Solusi Kesehatan hingga Teknologi, ACDH Bantu Atasi Masalah Masyarakat Perbatasan

    Hadirkan Solusi Kesehatan hingga Teknologi, ACDH Bantu Atasi Masalah Masyarakat Perbatasan

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 24 September 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali meneguhkan komitmennya dalam mengabdikan diri pada masyarakat melalui kegiatan Airlangga Community Development Hub (ACDH) 2025 dengan menyasar wilayah perbatasan Indonesia. Memasuki tahun keempat, kegiatan kali ini berfokus di Batam Kecamatan Belakang Padang, pulau terluar yang berbatasan dengan Singapura. Rangkaian kegiatan berlangsung pada Rabu-Kamis (17-18/9/2025) menghadirkan kolaborasi lintas fakultas, mitra universitas dalam negeri, hingga perguruan tinggi luar negeri.

    Program Kegiatan

    Koordinator ACDH, Irfan Wahyudi SSos MComms PhD menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan bagi UNAIR untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat perbatasan. Kesempatan itu memberikan ruang untuk merespons dan menyampaikan isu-isu kesehatan. Seperti pencegahan stunting, sanitasi, kesehatan gigi hingga penyampaian produk tanaman herbal serta pengenalan budaya melayu kepada siswa SD 04 Belakang Padang.

    “Selain itu, juga ada sosialisasi tindak pidana pencegahan perdagangan orang. Di sini sosialisasi dilakukan oleh FH dan FISIP dan Psikologi. Dan kegiatan di Belakang Padang dilakukan oleh Fakultas Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kedokteran Gigi, Ilmu Budaya, FIKKIA Banyuwangi,” ungkap Irfan.

    Dalam pelaksanaan kegiatan program ini, UNAIR bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Batam dan Universitas RIAU Kepulauan (UNRIKA) sebagai mitra. “Sebelumnya, di situ ada perjanjian penandatanganan kerja sama antara FISIP UNAIR dengan FISIP UNRIKA, juga sekaligus FH UNAIR dengan FH UNRIKA,” lanjutnya.

    Tak hanya bermitra dengan UNRIKA saja, kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji. Selain itu, juga melibatkan universitas luar negeri seperti Universiti Teknologi Malaysia, dan Singapore Management University (SMU).

    Manfaat Keberlanjutan

    Lebih lanjut, pada tahun keempat ini program ACDH memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang tidak hanya dalam bentuk edukasi. Tahun ini, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) UNAIR menyumbangkan peralatan yaitu solar panel untuk charging station. “Sebelumnya UNAIR tahun lalu membangun monumen di Desa Busung dan ada pelantar Jeti yang dipasang di Desa Pemuda Pintan,” ujarnya.

    Menariknya, pemberian program hingga pemberian peralatan ini mendapat respons sangat positif dari masyarakat dan berharap dapat berkelanjutan hingga memberi dampak luas. “Selain itu, kegiatan ini akan memberi stimulan agar fakultas dapat mandiri melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dan juga semakin menarik perhatian dari institusi asing untuk bergabung dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Tentu saja yang bermitra dengan UNAIR,” tutupnya. (far)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru