Surabaya 12 Oktober 2025 | Draft Rakyat Newsroom –Sebanyak 23 penerima manfaat (PM) dari Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita (UPT RSBKW) Kediri di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mengikuti pelatihan keterampilan tata boga, khususnya pembuatan donat dasar. Kegiatan ini dirancang untuk membekali para peserta dengan kemampuan praktis yang memiliki nilai ekonomi sebagai bekal untuk mandiri setelah menyelesaikan masa rehabilitasi.
Pelatihan yang berlangsung di aula UPT RSBKW Kediri ini menghadirkan instruktur profesional di bidang kuliner. Dalam sesi pelatihan, peserta diajarkan secara menyeluruh mulai dari pemilihan bahan, proses pengadonan, fermentasi, hingga teknik menggoreng agar menghasilkan cincin putih pada donat—yang menjadi ciri khas donat berkualitas.
Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial UPT RSBKW Kediri, Ina Nuryanti, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan yang rutin dilaksanakan.
“Pelatihan pembuatan donat dasar menjadi salah satu program unggulan kami karena mudah dipelajari, bahan-bahannya ekonomis, dan memiliki potensi pasar yang besar. Tujuannya adalah agar para peserta memiliki keterampilan yang bisa langsung diterapkan sebagai peluang usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujar Ina.
Ia juga menambahkan bahwa peserta menunjukkan semangat tinggi selama pelatihan, aktif bertanya, dan serius mengikuti setiap tahapan. Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali dengan pengetahuan dasar mengenai perhitungan modal dan penetapan harga jual produk.
“Fokus kami tidak hanya pada keterampilan membuat donat, tetapi juga bagaimana menjadikannya sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi sosial UPT RSBKW Kediri yang secara konsisten mendukung penguatan kapasitas penerima manfaat agar dapat kembali ke lingkungan sosial secara mandiri dan bermartabat. (crl
