More
    BerandaOlahragaArderio Hukom Janji Hapus Iuran Cabor dan Akseskan CSR untuk Majukan Olahraga...

    Arderio Hukom Janji Hapus Iuran Cabor dan Akseskan CSR untuk Majukan Olahraga Surabaya

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 14 Nopember 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Bakal Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya, Arderio Hukom, menyampaikan komitmennya untuk membawa perubahan positif dalam pengelolaan olahraga di Kota Pahlawan. Hal ini ia ungkapkan saat kegiatan Sambung Roso bersama puluhan pengurus cabang olahraga (cabor) se-Kota Surabaya pada Kamis (13/11/2025).

    Dalam pertemuan tersebut, Arderio menegaskan bahwa dirinya ingin menjalin hubungan lebih dekat dengan seluruh pengurus cabor tanpa memandang dukungan politik menjelang pemilihan Ketua KONI Surabaya.

    “Saya tidak peduli siapa mendukung siapa. Yang penting, saya ingin mengenal teman-teman cabor. Pepatah bilang, tak kenal maka tak sayang. Lewat pertemuan ini saya ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan mereka,” ujar Arderio.

    Menurutnya, setiap cabor memiliki tantangan berbeda, sehingga diperlukan kerja sama untuk mencari solusi bersama demi kemajuan olahraga di Surabaya.

    “Prestasi olahraga Surabaya jangan diutak-atik, nanti bisa kualat,” ujarnya berseloroh. “Saya hanya ingin memperkuat dan memperindah iklim olahraga agar lebih sehat, tidak hanya berfokus pada prestasi, tapi juga pengembangan industrinya.”

    Terkait keterbatasan dana dari Pemerintah Kota Surabaya, Arderio menilai kolaborasi antar-cabor serta kerja sama dengan dunia usaha menjadi kunci pengembangan olahraga.

    “Kalau semua pengkot bisa duduk bersama dan benar-benar bekerja bersama, hasilnya pasti lebih baik. Kita bisa mengetuk pintu pemerintah maupun para pengusaha yang peduli pada olahraga,” ujarnya.

    Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan Arderio jika terpilih adalah menghapus iuran bulanan cabor. Sebagai gantinya, ia berencana membuka akses pendanaan melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan-perusahaan di Surabaya.

    “Saya siap membuka akses CSR dan mencari dana untuk pembinaan olahraga. Tapi tentu harus didukung semua pengkot agar hasilnya maksimal,” tegasnya.

    Selain itu, Arderio memperkenalkan gagasan Surabaya Sport Show (Triple S) — ajang pameran olahraga yang menampilkan berbagai cabor seperti travel fair atau job fair.

    Bakal Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya, Arderio Hukom foto Bersama

    “Konsepnya pameran olahraga di mal-mal. Semua cabor bisa tampil, masyarakat bisa mengenal berbagai jenis olahraga, dan pelaku industri lokal seperti produsen apparel atau sepatu juga bisa ikut,” jelasnya.

    Arderio menutup pertemuan dengan harapan agar komunikasi antara KONI dan cabor semakin terbuka, serta menekankan pentingnya kemandirian finansial olahraga Surabaya melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

    Sekretaris IMI Surabaya Beri Dukungan

    Dukungan terhadap Arderio terus menguat. Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Surabaya, Samsurin, menyatakan bahwa Arderio memiliki visi segar dan terukur dalam memajukan olahraga di Kota Pahlawan.

    “Surabaya butuh penyegaran. Arderio punya visi jelas dan fokus pada pengembangan industri olahraga,” ujar Samsurin.

    Ia menilai potensi Surabaya sebagai kota industri sangat besar, dengan ribuan perusahaan yang menyalurkan dana CSR sekitar Rp312 miliar per tahun. Namun, sebagian besar dana tersebut belum banyak menyentuh sektor olahraga.

    “Surabaya ini gudangnya atlet nasional, tapi dana CSR belum diarahkan ke pembinaan olahraga,” ungkapnya.

    Karena itu, Samsurin menyatakan siap mendukung langkah Arderio untuk menggandeng dunia industri dan pemerintah kota dalam memanfaatkan dana CSR bagi pembinaan olahraga.

    “Kalau dana CSR bisa digunakan untuk olahraga, pembinaan bisa lebih mandiri dan berkelanjutan tanpa bergantung pada APBD,” katanya. Menurut Samsurin, saat ini alokasi dana olahraga dari APBD sekitar Rp42 miliar per tahun, jumlah yang bisa dilipatgandakan jika CSR dioptimalkan. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat peran pengurus cabor dalam pembinaan atlet.

    “Pengcab adalah ujung tombak prestasi. Mereka yang melahirkan atlet-atlet terbaik untuk Surabaya dan Indonesia,” pungkasnya. (her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru