Surabaya 22 Desember 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Direktorat Pengelolaan Infrastruktur, Lingkungan, dan Operasional (Dit. PILAR) Universitas Airlangga (UNAIR) terus meningkatkan kualitasnya dalam memberikan pelayanan kepada sivitas akademika. Hal itu terlihat dari adanya penandatanganan pakta integritas dalam menghindari konflik kepentingan dan komitmen membangun tata kelola pelayanan yang bersih, profesional, dan berintegritas.
Penandatanganan pakta integritas tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNAIR, Prof Dr Ardianto SE Ak MSi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (19/12/2025) di Ruang Dit PILAR Lantai 3, Kampus MERR-C UNAIR, bertepatan dengan rapat kerja akhir tahun.
Direktur PILAR UNAIR, Prof. Iman Prihandono, SH MH LLM PhD menjelaskan bahwa Dit Pilar merupakan direktorat baru hasil gabungan dari Direktorat Sarana Prasarana dan Direktorat Logistik, Keamanan, Ketertiban, dan Lingkungan. Dengan cakupan tugas yang luas, Dit. PILAR menaungi hingga 200 personel yang terdiri dari teknisi, petugas pelayanan gedung, keamanan, pengemudi, hingga petugas kebersihan, taman dan parkir.
“Direktorat ini adalah unit penunjang yang memberikan pelayanan, baik kepada direktorat lain maupun kepada mahasiswa. Karena itu, kualitas pelayanan sangat ditentukan oleh kualitas proses dan integritas personel yang menjalankannya,” ujar Iman.
Menurutnya, sebagian besar aktivitas Dit PILAR berhubungan langsung dengan pihak eksternal, seperti vendor, kontraktor, dan penyedia jasa. Untuk memastikan pelayanan yang tepat mutu, tepat waktu, dan akuntabel, proses kerja harus dimulai dari komitmen personal setiap pegawai untuk menghindari konflik kepentingan.
“Kami ingin memulai proses yang bersih. Itu harus dimulai dari diri sendiri, terutama dari para pejabat struktural seperti sekretaris direktorat, kepala seksi, kepala subdirektorat dan PUMK. Karena itu, kami berkomitmen untuk melakukan penandatanganan pakta integritas agar terhindar dari konflik kepentingan,” tegasnya.
Prof. Iman menekankan bahwa luaran utama dari komitmen ini adalah diperolehnya kualitas barang dan jasa terbaik dari pihak ketiga. Dengan demikian, pelayanan kepada mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik dapat berjalan optimal.
Iman menyebut, Dit PILAR menjadi direktorat pertama di lingkungan UNAIR yang menginisiasi pakta integritas anti-konflik kepentingan secara formal untuk mengawali tahun 2026. “Ini adalah inisiatif internal kami sebagai bentuk perlindungan sekaligus panduan bagi seluruh personel. Pakta integritas ini menjadi pengingat bahwa setiap tugas memiliki risiko dan harus dijalankan secara profesional,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kepatuhan terhadap pakta integritas akan menjadi bagian dari penilaian kinerja pegawai. Meski demikian, ia berharap tidak ada pelanggaran yang terjadi.
“Tujuan utama kami adalah mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan. Jika direktorat lain ingin meniru, tentu itu sangat baik dan sejalan dengan nilai Excellence with Morality yang diusung oleh UNAIR,” pungkas Iman.
Melalui langkah ini, Dit PILAR berharap dapat menjadi percontohan bagi unit kerja lain di lingkungan UNAIR dalam membangun tata kelola yang berintegritas, memastikan infrastruktur kampus berfungsi optimal, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika. (naf)
