Madiun 10 Januari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Madiun kembali menggelar rapat pertemuan rutin untuk refleksi kinerja pegawai ASN, non-ASN, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Kamis (8/1/2026). Kegiatan yang biasanya dilaksanakan di akhir atau awal tahun ini baru bisa digelar pada minggu pertama Januari 2026.
“Pertemuan rutin ini baru dapat dilakukan hari ini karena padatnya agenda, terutama tugas penggalangan bantuan untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera,” ungkap Kepala Dinsos P3A Kota Madiun, Heri Suwartono, SSos, MSi.
Heri menekankan pentingnya kegiatan refleksi sebagai sarana menggali dan mengevaluasi perjalanan setiap individu, sehingga lebih memahami peran dan kontribusinya dalam mencapai tujuan bersama, sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret untuk peningkatan kinerja di tahun berikutnya.
“Di kesempatan ini, kita meninjau kembali perjalanan tugas pokok dan fungsi dalam menjalankan amanah di Dinas Sosial, mengevaluasi capaian akhir tahun, dan menelaah aspek-aspek yang perlu diperbaiki agar kinerja pegawai semakin optimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Heri menyampaikan bahwa Dinsos P3A Kota Madiun telah banyak menerima apresiasi dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekda atas keberhasilan melaksanakan berbagai program dan amanah yang diembankan.
Selain refleksi, pertemuan ini juga menjadi momen perpisahan dan penyambutan bagi pegawai yang mengalami mutasi atau rotasi jabatan. “Pada akhir dan awal tahun ini, beberapa rekan mengalami mutasi, ada yang keluar dan ada yang masuk. Kita sekaligus mengadakan acara pisah-sambut serta memberikan kenang-kenangan sebagai apresiasi bagi teman-teman yang telah berdedikasi, khususnya Sub Koordinator Keuangan dan Kasubag Umum, serta memperkenalkan pejabat baru,” jelas Heri.
Heri berharap, dimanapun bertugas, profesionalitas dan semangat kekeluargaan tetap dijaga. “Kekeluargaan ini harus kita pelihara sepanjang hidup, tanpa membedakan strata sosial, ras, suku, maupun agama. Kita adalah keluarga besar Dinas Sosial, keluarga Pemerintah Kota Madiun, dan keluarga warga negara Indonesia yang mengabdi sesuai tugas dan amanah,” pungkasnya.(hans)
