Surabaya 25 Januari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri mendorong Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan talkshow Be the Sigma sebagai ruang berbagi strategi dan pengalaman lolos seleksi masuk kampus. Kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian Airlangga Education Expo (AEE) tersebut berlangsung di Kampus MERR-C UNAIR pada Jumat (24/1/2026). Kali ini, talkshow Be the Sigma menghadirkan Raysia Humaira Hidayat (FH) penerima SNBP Golden Ticket, Nadia Ayu Ramadhani (FF) jalur SNBT, serta M. Jack Haidar Firnanda (FEB) penerima Beasiswa KIP-Kuliah.
Golden Ticket: Prestasi jadi Nilai Tambah
Raysia Humaira Hidayat, membagikan pengalamannya lolos seleksi SNBP Golden Ticket. Ia menuturkan bahwa jalur tersebut memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang memiliki rekam jejak prestasi. Mskipun tidak selalu berasal dari kelompok siswa dengan peringkat akademik teratas.
Menurut Raysia, kesiapan mengikuti seleksi Golden Ticket perlu dibangun sejak SMA melalui perencanaan yang matang dan konsistensi dalam mengikuti berbagai kegiatan prestasi. “Jangan asal submit sertifikat, harus perhatikan asal usul sertifikat yang di-submit,” tegas Raysia. Ia menambahkan bahwa relevansi dan kredibilitas prestasi menjadi pertimbangan penting dalam proses seleksi.
Persiapan UTBK Perlu Konsistensi
Tak hanya jalur prestasi melalui SNBP Golden Ticket, seleksi masuk UNAIR juga dapat ditempuh melalui jalur tes. Nadia Ayu Ramadhani asal Fakultas Farmasi membagikan pengalamannya dalam menghadapi UTBK hingga lolos seleksi SNBT dengan persiapan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Nadia menekankan pentingnya memahami konsep dasar materi sebelum mengembangkan strategi pengerjaan soal. Menurutnya, proses belajar UTBK membutuhkan kesabaran dan konsistensi agar hasil yang dicapai optimal. “Pahami konsepnya dulu, baru setelah itu paham konsep, cari cara cepat,” jelasnya.
KIP-Kuliah Buka Akses Pendidikan Tinggi
Selain jalur prestasi dan seleksi berbasis tes, UNAIR juga membuka akses pendidikan tinggi melalui Beasiswa KIP-Kuliah Mandiri. Mahasiswa FEB peraih beasiswa KIP-K M Jack Haidar Firnanda, membagikan kisah perjalanannya melanjutkan pendidikan tinggi meski menghadapi keterbatasan ekonomi.
Jack menegaskan bahwa kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan secara bertanggung jawab oleh para penerima beasiswa. Ia mendorong calon mahasiswa untuk mempersiapkan proses pendaftaran sejak dini. “Gunakan KIP-Kuliah dengan bertanggung jawab, karena pendaftarannya sudah mulai dibuka dan bisa dipersiapkan dari sekarang,” ujarnya.
Melalui talkshow Be the Sigma, harapannya calon mahasiswa baru bisa termotivasi untuk menyiapkan diri sejak dini. Selain itu, juga mampu memanfaatkan berbagai jalur masuk yang tersedia di UNAIR secara optimal. (naf)
