More
    BerandaUncategorizedDisnakertrans Jatim Turunkan Pengawas Terkait Kecelakaan Kerja di Terminal Jamrud Pelabuhan Tanjung...

    Disnakertrans Jatim Turunkan Pengawas Terkait Kecelakaan Kerja di Terminal Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 3 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) pada Senin, 2 Februari 2026, memerintahkan Pengawas Ketenagakerjaan Sub Korwil Surabaya untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian kecelakaan kerja di area Terminal Jamrud, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

    Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB saat proses pemuatan peti kemas dari Terminal Jamrud ke Kapal KM Pacific 88. Dalam kejadian itu, kapal mengalami kemiringan ke arah darat sehingga menyebabkan muatan peti kemas di atas kapal ikut miring dan sebagian jatuh ke laut.

    Berdasarkan informasi awal, total peti kemas yang direncanakan untuk dimuat berjumlah sekitar 237 kontainer. Hingga kejadian berlangsung, sekitar 200 kontainer telah berhasil dimuat atau hampir mendekati tahap akhir proses pemuatan.

    Disnakertrans Jatim Turunkan Pengawas Terkait Kecelakaan Kerja di Terminal Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak

    Insiden tersebut melibatkan tujuh orang pekerja yang terdiri dari satu pekerja Terminal Jamrud dan enam tenaga kerja bongkar muat (TKBM). Enam orang pekerja dilaporkan selamat, sementara satu orang pekerja atas nama Kasbi (±50 tahun), pekerja harian lepas dari Koperasi TKBM dengan masa kerja sekitar 30 tahun, dilaporkan tercebur ke laut dan hingga sore hari belum ditemukan.

    Upaya evakuasi korban direncanakan akan dilakukan setelah proses evakuasi peti kemas dan penanganan kondisi kapal selesai. Hal ini disebabkan kemiringan kapal yang dinilai belum memungkinkan bagi Tim SAR untuk melakukan penyelaman.

    Proses pemindahan muatan dari darat dilakukan dengan menggunakan crane jenis kone crane. Informasi teknis disampaikan oleh Bapak Robby selaku Deputi BM Perencanaan Pengadaan SPMT Janira Pelindo (SPMT Jamrud, Nilam, dan Mirah).

    Disnaker terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penanganan kejadian berjalan optimal serta menindaklanjuti aspek keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi kejadian.(her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru