More
    BerandaUncategorizedJelang Ramadan, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp 3,016 Miliar untuk Warga Sidoarjo:...

    Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp 3,016 Miliar untuk Warga Sidoarjo: Mulai dari Bansos, Zakat Produktif hingga Bantuan PMD

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Sidoarjo 18 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim kembali menyalurkan bantuan sosial tahun 2026 bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo, Rabu (18/2/2026). Penyerahan bantuan yang diberikan langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa tersebut memiliki nilai total Rp 3,016 miliar.

    Bantuan yang diberikan meliputi berbagai program, mulai dari bantuan sosial (Bansos), zakat produktif, hingga dukungan pemberdayaan masyarakat desa (PMD) yang dikucurkan sebagai bantuan keuangan khusus melalui Dinas PMD Jatim. Selain itu, para penerima manfaat yang hadir juga memperoleh paket sembako sebagai bentuk perhatian Pemprov Jatim dalam menjaga pemenuhan kebutuhan pokok warga, khususnya menjelang bulan Ramadan.

    Mengawali sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat yang akan menjalankan ibadah puasa. Ia berharap bulan suci Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas antarsesama. “Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan. Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan, memperkuat kesabaran, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

    Penyaluran bantuan kali ini didominasi program dari Dinas Sosial (Dinsos) Jatim dengan total anggaran Rp 1,858 miliar. Bantuan tersebut menyasar kelompok rentan melalui sejumlah skema perlindungan dan pemberdayaan. Di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) Plus senilai Rp 1,066 miliar untuk 533 lansia dari penerima manfaat PKH Reguler, dengan nominal Rp 2 juta untuk setiap penerima manfaat per tahun. Selain itu, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) sebesar Rp 237,6 juta disalurkan kepada 66 penerima manfaat, masing-masing menerima Rp 3,6 juta per tahun. Kedua program tersebut dicairkan secara triwulanan.

    Upaya penguatan sektor usaha produktif juga dilakukan melalui Program Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) Jawa Timur Sejahtera (Jawara). Bantuan KIP bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Jawara sebesar Rp 27 juta diberikan kepada 9 penerima manfaat, sedangkan KIP Perempuan Tangguh Mandiri (Putri) Jawara senilai Rp 300 juta menyasar 100 penerima manfaat. Masing-masing memperoleh stimulan modal usaha sebesar Rp 3 juta.

    Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya pemberdayaan ekonomi sebagai jalan keluar dari kemiskinan. “Program KIP Jawara ini bukan hanya bantuan modal, tetapi bagian dari ikhtiar membangun kemandirian ekonomi masyarakat agar lebih berdaya dan berkelanjutan,” tegasnya.

    Tak ketinggalan, bantuan permakanan untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) dialokasikan sebesar Rp 45,7 juta bagi 10 penerima manfaat. Pemprov Jatim juga memberikan perhatian kepada para pilar sosial yang berperan aktif dalam pendampingan masyarakat. Sebanyak 77 orang, terdiri atas SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta Taruna Siaga Bencana (Tagana), menerima Bantuan Operasional (BOP) atau tali asih dengan total Rp 182,6 juta.

    Di luar bantuan sosial, zakat produktif turut disalurkan melalui BUMD Jatim kepada 50 penerima manfaat dengan total Rp 25 juta. Setiap penerima mendapatkan Rp 500 ribu guna mendukung pengembangan usaha mikro.

    Sementara itu, di bidang pemberdayaan desa, Dinas PMD Jatim mengucurkan bantuan keuangan khusus kepada sejumlah desa. Lima desa memperoleh masing-masing Rp 100 juta melalui program Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Dua desa menerima bantuan Program Desa Berdaya sebesar Rp 100 juta per desa, serta tiga desa lainnya mendapatkan bantuan Program Jatim Puspa dengan total Rp 332,4 juta.

    Rangkaian bantuan ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi desa sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. Terlebih Gubernur Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun Jatim. “Kami berharap seluruh program ini dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat, sekaligus menjadi penguat semangat gotong royong dalam mewujudkan Jatim yang semakin sejahtera,” pungkasnya.(qal)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru