Malang 20 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pertanyaan juri datang bertubi-tubi saat Keisya mempresentasikan inovasinya di booth kompetisi. Meski ini merupakan lomba pertamanya, siswi berusia 10 tahun dari SDN Sawojajar 5 Kota Malang, Jawa Timur, itu mampu menuntaskan presentasi dengan percaya diri dan menutupnya dengan kabar manis, meraih medali emas kategori entrepreneur dalam ajang AISEEF 2026 (Asean Innovative Science, Environmental and Entrepreneur Fair).
Final kompetisi yang berlangsung pada 10–12 Februari 2026 di Semarang tersebut mempertemukan inovator muda dari berbagai daerah dan negara. Setiap peserta mempresentasikan karyanya di booth masing-masing, menciptakan suasana kompetisi yang dinamis dan interaktif.
Di hadapan para juri dan peserta lain, Keisya memperkenalkan Smart Chocolate, cokelat sehat berbahan dasar kacang sacha inchi yang kaya Omega-3 dan multivitamin. Produk camilan rendah gula berbasis nabati itu dirancang sebagai alternatif lebih sehat bagi anak-anak sekaligus membantu menjaga fokus belajar.
Ide tersebut berangkat dari pengamatan sederhana terhadap kebiasaan konsumsi makanan manis di kalangan teman seusianya. Dari situ, Keisya mengembangkan konsep bisnis yang dilengkapi analisis pasar serta strategi pemasaran sederhana. Kemampuannya memaparkan ide secara runtut dalam Bahasa Inggris menjadi nilai tambah tersendiri di hadapan dewan juri. “Awalnya deg-degan karena ini pertama kali ikut lomba. Tapi setelah mulai menjelaskan, rasanya lebih tenang,” ujar Keisya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).

Guru pendamping, Arlinda Khoirun Nisa’, S.Pd., menuturkan bahwa pengalaman tersebut bukan sekadar soal medali. Menurutnya, ajang seperti AISEEF menjadi ruang pembelajaran yang melatih keberanian tampil, kemampuan komunikasi, serta kreativitas siswa sejak dini.
Apresiasi juga disampaikan Kepala SDN Sawojajar 5 Kota Malang, Siti Romlah, S.Pd., M.Pd. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil ketekunan serta dukungan keluarga dan lingkungan sekolah. “Syukur alhamdulillah atas prestasi ananda Keisya. Berkat ketekunan, kerja keras, dan dukungan orang tua sehingga mendapatkan medali emas di ajang AISEEF. Semoga kemampuan yang dimiliki terus berkembang untuk bekal masa depan dan dapat menginspirasi teman-teman di SDN Sawojajar 5,” ujarnya.
Pengalaman lomba perdana itu menjadi langkah awal yang berkesan bagi Keisya. Dari pengamatan sederhana yang diwujudkan dalam bentuk inovasi, keberanian mencoba dan menyampaikan gagasan membawanya meraih pengakuan di panggung internasional. (naf)
