More
    BerandaUncategorizedDosen UNAIR Tekankan Pentingnya Pengelolaan Keuangan Bagi Pelaku Usaha Mikro

    Dosen UNAIR Tekankan Pentingnya Pengelolaan Keuangan Bagi Pelaku Usaha Mikro

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 22 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Kemampuan mengelola keuangan secara tepat menjadi kunci sukses pelaku usaha mikro pasca-bencana Aceh. Dalam melakukan pendampingan kepada masyarakat, Dosen FEB UNAIR, Yanuar Nugroho, SE MSc Ak CA ACPA AWP CRA CAPF memaparkan materinya terkait penguatan literasi keuangan bagi pelaku usaha mikro di Aceh.

    Yanuar menegaskan bahwa pengelolaan keuangan merupakan fondasi utama keberlangsungan usaha. Tanpa pencatatan dan perencanaan yang baik, pelaku usaha mikro berisiko mengalami kerugian.

    “Keuangan harus dikelola secara disiplin agar pelaku usaha mengetahui secara pasti berapa pendapatan, beban, dan laba yang diperoleh,” tuturnya.

    Dampak Tidak Adanya Pengelolaan Keuangan

    Yanur menjelaskan dalam pengelolaan keuangan tentu ada risiko-risiko jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam risiko jangka pendek, ada kesulitan dalam membuat keputusan keuangan, krisis likuiditas, ketidakstabilan operasional, dan tekanan dari pihak kreditur. Sementara risiko untuk jangka panjang, yakni mengalami kegagalan bisnis, kehilangan peluang investasi, ketidakstabilan keuangan jangka panjang, dan ketidakmampuan untuk menghadapi krisis ekonomi.

    “Saya berharap kondisi ini tidak terjadi pada Bapak/Ibu disini. Saya berharap Bapak/Ibu bisa cepat bangkit,” harapnya.

    Dalam hal ini, ia juga memberikan edukasi memisahkan pendapatan usaha seperti penyusunan laporan laba rugi sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Selain itu, ia juga menjelaskan terkait analisis titik impas (break-even point). Konsep ini membantu pelaku usaha mengetahui jumlah minimal produk yang harus terjual agar usaha tidak mengalami kerugian.

    “Dengan mengetahui titik impas, pelaku usaha dapat menentukan strategi harga dan volume produksi yang tepat untuk mencapai keuntungan,” ungkapnya.

    Ia juga berharap dengan pencatatan laporan keuangan yang tepat harapannya usaha ini tidak mengalami kerugian. Ia juga memberikan tips dalam mengelola keuangan. Di antaranya, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, menggaji diri sendiri, disiplin mencatat keuangan, perencanaan dan pengelolaan utang, hingga evaluasi usaha dan target.

    “Saya menyadari bahwa pengelolaan entrepreneur itu lebih konteks,” ucapnya.

    Bangkit Lebih Kuat

    Melalui pendampingan ini, lanjutnya, pelaku usaha mikro di Aceh didorong untuk tidak hanya fokus pada peningkatan penjualan, tapi juga harus memahami perencanaan keuangan jangka panjang. Pengelolaan keuangan yang baik diharapkan mampu memperkuat daya tahan usaha di tengah ketidakpastian pascabencana.

    “Kita harus kuat dan memiliki mimpi yang besar dalam membangun usaha. Bersama kita membangun kembali, lebih kuat dan penuh harapan,” katanya.(far)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru