Surabaya 6 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya telah melayani sebanyak 1.034.894 penumpang perjalanan mudik maupun balik menggunakan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 periode 11 Maret (H-10) hinggal 1 April 2026 (H+10). Jumlah tersebut terdiri dari 520.023 penumpang berangkat dan 514.871 penumpang datang di seluruh stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api menjadi bukti kepercayaan publik terhadap layanan yang semakin aman, nyaman, dan tepat waktu.
Terdapat tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daop 8 Surabaya diantaranya adalah :
1. Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 309.343, terdiri dari 159.908 penumpang naik dan 149.435 penumpang turun
2. Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 291.424, terdiri dari 145.480 penumpang naik dan 145.944 penumpang turun
3. Stasiun Malang sebanyak 161.484 terdiri dari 79.192 penumpang naik dan 82.292 penumpang turun
Ketiga stasiun tersebut menjadi titik utama keberangkatan dan kedatangan pelanggan, sehingga berbagai upaya pelayanan ekstra dilakukan guna memastikan kelancaran arus penumpang.
Sementara itu, puncak arus mudik tercatat pada 18 Maret 2026 dengan total layanan sebanyak 53.702 penumpang terdiri dari 30.293 penumpang naik dan 23.409 penumpang turun, sedangkan puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026, dengan layanan mencapai 57.210 penumpang, yang terdiri dari 31.684 penumpang datang dan 25.526 penumpang berangkat. Tingginya angka tersebut mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat dalam melakukan perjalanan pada mudik dan balik masa Angkutan Lebaran 2026.
Selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan total 47 perjalanan kereta api setiap harinya yang terdiri dari 38 KA jarak jauh reguler dan 9 KA jarak jauh tambahan dengan menyediakan sebanyak 561.528 tempat duduk selama periode angkutan Lebaran 2026.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, Senin (06/04) bahwa selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya terus mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan melalui berbagai peningkatan fasilitas di stasiun maupun di atas kereta. Mulai dari kebersihan area stasiun dan kereta, kesiapan sarana, kemudahan akses informasi, hingga peningkatan layanan digital untuk pemesanan tiket dan informasi perjalanan. Selain itu, petugas pelayanan disiagakan untuk memberikan bantuan kepada pelanggan, termasuk lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
KAI Daop 8 Surabaya juga memastikan keandalan operasional perjalanan kereta api dengan melakukan pemeriksaan ekstra terhadap prasarana seperti rel, jembatan, dan sistem persinyalan. Hal ini dilakukan guna menjamin keselamatan perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran yang padat.
Kesuksesan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, serta relawan yang turut membantu dalam pengamanan dan pelayanan di stasiun maupun di atas kereta. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menciptakan perjalanan yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pelanggan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudik dan baliknya menggunakan kereta api, serta kepada seluruh petugas, TNI, Polri, dan relawan yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik. Alhamdulillah, seluruh perjalanan kereta api selama Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar Mahendro.
Dengan berakhirnya masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menghadirkan inovasi guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan.(myo)
