More
    BerandaUncategorizedEmbarkasi Surabaya Berangkatkan 10.624 Jemaah (24 Persen)

    Embarkasi Surabaya Berangkatkan 10.624 Jemaah (24 Persen)

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 29 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-9 dengan capaian yang terus meningkat dan berjalan lancar. Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 29 April 2026, sebanyak 10.624 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci atau mencapai 24 persen dari total rencana pemberangkatan tahun ini (29/04/2026).

    Adapun total rencana pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya pada musim haji 1447 H/2026 M sebanyak 44.080 orang yang terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), yang terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).

    Secara kumulatif hingga 28 April 2026, jumlah jemaah yang telah diberangkatkan sebanyak 9.861 orang dalam 26 kloter. Pada hari ini, terdapat tambahan keberangkatan sebanyak 763 orang dari 3 kloter, sehingga total kumulatif hingga hari ke-9 mencapai 10.624 orang dalam 28 kloter.

    Berdasarkan komposisi jenis kelamin, jemaah yang telah diberangkatkan terdiri atas 4.880 laki-laki dan 5.547 perempuan.

    Dalam pelaksanaan operasional, tercatat sebanyak 34 kursi kosong (open seat) yang disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain jemaah sakit di rumah sakit sebanyak 8 orang, pendamping sebanyak 3 orang, tunda keberangkatan 2 orang, perpindahan kloter sebanyak 18 orang, serta 21 kursi kosong karena alasan teknis (praman kosong).

    Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), seluruh 23 kloter yang telah diberangkatkan tercatat berangkat tepat waktu tanpa adanya keterlambatan maupun percepatan jadwal.

    PPIH Embarkasi Surabaya menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat laporan 1 jemaah wafat di Arab Saudi, dan informasi detail telah disampaikan sebelumnya melalui keterangan resmi.

    Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa pelaksanaan operasional pemberangkatan jemaah haji terus berjalan dengan baik berkat sinergi seluruh pihak.
    “Alhamdulillah, hingga hari ke-9 operasional, proses pemberangkatan berjalan tertib, lancar, dan seluruh kloter dapat diberangkatkan tepat waktu. Ini menunjukkan kesiapan sistem dan soliditas koordinasi antarpetugas di lapangan,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pelayanan, khususnya bagi jemaah yang mengalami kendala kesehatan.
    “Kami memberikan perhatian khusus kepada jemaah yang tertunda keberangkatannya, baik karena faktor kesehatan maupun pendamping, agar mendapatkan penanganan terbaik dan dapat diberangkatkan pada kesempatan berikutnya,” tambahnya.

    Terkait informasi di lapangan, PPIH Embarkasi Surabaya membenarkan adanya insiden kecelakaan bus yang membawa jemaah Kloter SUB 2 asal Kabupaten Probolinggo saat melaksanakan kegiatan ziarah ke Jabal Magnet dan percetakan Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh salah satu KBIHU di Probolinggo. Insiden terjadi akibat adanya kendaraan yang tiba-tiba keluar dari sisi jalan, sehingga pengemudi bus tidak dapat mengendalikan kendaraan dan terjadi tabrakan.

    Menanggapi kejadian tersebut, Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa maupun luka berat dalam insiden tersebut.
    “Alhamdulillah, seluruh jemaah dalam kondisi aman. Tidak ada korban jiwa dan tidak ada luka berat. Tercatat terdapat 5 jemaah mengalami luka ringan, dan 2 di antaranya telah dibawa ke rumah sakit di Arab Saudi untuk pemeriksaan lebih lanjut sebagai langkah antisipatif,” jelasnya.

    Ia juga mengimbau seluruh jemaah dan pihak penyelenggara kegiatan agar meningkatkan kewaspadaan dalam setiap aktivitas di Tanah Suci.
    “Kami mengimbau agar seluruh pihak lebih berhati-hati, khususnya dalam kegiatan di luar rangkaian ibadah utama, serta selalu memperhatikan aspek keselamatan dan mengikuti arahan petugas,” tegasnya.

    Adapun jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya tercatat sebanyak 11 orang, terdiri atas 8 jemaah sakit dan 3 orang pendamping. Sebagian jemaah telah diberangkatkan pada kloter berikutnya setelah dinyatakan layak terbang, sementara lainnya masih menjalani perawatan di embarkasi.

    Selain itu, PPIH Embarkasi Surabaya juga mencatat rencana kedatangan jemaah ke asrama pada 30 April 2026 sebanyak 760 orang dari 2 kloter yang berasal dari Kabupaten Lamongan.

    PPIH Embarkasi Surabaya terus berkomitmen memastikan seluruh rangkaian operasional berjalan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan, guna menjamin kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah haji bagi seluruh jemaah. (her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru