Gresik, 22 Juli 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Gresik melaksanakan aksi gotong royong membersihkan lingkungan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik menjelang proses perpindahan dari gedung sementara di eks SMP Negeri 3 Sedayu ke gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Gresik, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh personel Tagana Kabupaten Gresik yang bersama-sama membersihkan ruang kelas, ruang guru, lorong, hingga area lingkungan sekolah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi bersih, rapi, dan siap ditinggalkan sebelum proses perpindahan berlangsung.
Selain mendukung kelancaran proses relokasi, kegiatan tersebut juga menjadi wujud kepedulian Tagana dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan kondusif bagi peserta didik.
Anggota Tagana Kabupaten Gresik, Eti Sri Puji Astutik, mengatakan bahwa gotong royong merupakan bagian dari semangat pengabdian yang terus dijaga oleh Tagana dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Gotong royong adalah kekuatan utama dalam setiap pengabdian. Kami ingin memastikan seluruh ruangan bersih dan siap ditinggalkan dengan baik sebelum perpindahan ke gedung permanen SRT Gresik. Semoga langkah kecil yang kami lakukan hari ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih layak dan nyaman bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan Tagana dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui aksi gotong royong ini, Tagana Kabupaten Gresik kembali menegaskan perannya tidak hanya dalam penanggulangan bencana, tetapi juga aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Diharapkan, proses perpindahan SRMA 37 Gresik ke gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi dapat berjalan lancar sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih optimal dengan dukungan sarana dan prasarana yang lebih representatif. (mun)
