Surabaya 04 Juli 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Prestasi gemilang kembali ditorehkan atlet muda Kota Surabaya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Achmad Aimar Ghali Zikri, bocah berusia 13 tahun, berhasil merebut medali emas pada nomor bergengsi Papan 5 Meter Putra Loncat Indah, yang digelar di kawasan wisata Selecta, Kota Batu, Kamis (3/7/2025).
Aimar, yang lahir di Surabaya pada tahun 2012, menunjukkan performa luar biasa dan mampu menaklukkan tekanan kompetisi tingkat provinsi. Ia mengalahkan rekannya dari Kota Surabaya, Al Ghaazy Adriel Purnomo yang harus puas dengan medali perak, serta Brillian Pratama Arlistra Putra dari Kabupaten Mojokerto yang meraih perunggu.
“Mental bertanding Aimar sangat bagus. Gerakan dan tekniknya presisi. Ia tampil tenang, luar biasa untuk anak seusianya,” ujar Ronaldy Herbintoro, Technical Delegate cabang loncat indah Porprov Jatim IX 2025.
Menurut Ronaldy, keberhasilan Aimar menjadi bukti nyata bahwa regenerasi atlet di cabor loncat indah Jawa Timur terus berkembang ke arah yang positif. “Kalau dibina dengan serius, Aimar punya potensi besar menembus level nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Di balik medali emas yang kini melingkar di lehernya, ada cerita tentang kedisiplinan, semangat, dan kerja keras yang ia bangun sejak dini. Pelatih loncat indah Kota Surabaya, Putri, mengaku bangga sekaligus terharu atas pencapaian anak didiknya itu. “Alhamdulillah meski cuaca sangat dingin hari ini, semua berjalan lancar. Aimar tampil baik meski masih ada yang perlu dievaluasi. Tapi secara keseluruhan, kami puas,” kata Putri.
Ia menambahkan, keikutsertaan atlet muda dalam ajang seperti Porprov sangat penting, tidak hanya untuk mengejar medali, tapi juga untuk mengukur sejauh mana program latihan yang telah dilakukan selama ini berdampak.
Kemenangan Aimar bukan hanya menambah pundi-pundi medali emas untuk Kota Surabaya. Lebih dari itu, ia telah menyalakan harapan baru di cabang olahraga loncat indah. Bahwa masa depan olahraga ini tak hanya ada di pundak para senior, tapi juga di lompatan kecil Aimar yang membawa dampak besar. (her)
