Surabaya 22 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Langkah nyata dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus prestasi olahraga ditunjukkan oleh Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS). Berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), legislator tersebut menyalurkan bantuan peralatan latihan lengkap kepada Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur.
Dukungan ini menjadi angin segar bagi para atlet di Jawa Timur yang selama ini dikenal sebagai “gudang” pesilat tangguh di level nasional maupun internasional. Bantuan yang diserahkan di Surabaya pada Sabtu lalu mencakup berbagai kebutuhan krusial, mulai dari tiga set matras standar pertandingan, sembilan unit body protector, landing pad, hingga beragam perlengkapan pendukung latihan intensif lainnya.
Bambang Haryo Soekartono menegaskan bahwa investasi pada sarana dan prasarana adalah kunci utama untuk menjaga konsistensi prestasi. Ia berharap tambahan fasilitas ini mampu membakar semangat para atlet dan pelatih dalam menghadapi agenda kompetisi yang kian kompetitif.
“Bantuan ini hadir untuk memperkuat fondasi sarana dan prasarana IPSI Jawa Timur. Fokus utama kita adalah mendukung penuh upaya mereka dalam mencetak atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia,” ujar sosok yang akrab disapa BHS tersebut.

Penyaluran bantuan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh pengurus IPSI Jawa Timur. Ketua Harian IPSI Jatim, Hoslih Abdullah, mengungkapkan bahwa peralatan ini akan segera didistribusikan ke tingkat kabupaten dan kota yang menjadi basis pembinaan perguruan silat.
Momentum ini dirasa sangat pas, mengingat Jawa Timur tengah bersiap menyongsong Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan ajang bergengsi Piala BHS yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei mendatang, bertepatan dengan HUT IPSI.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan luar biasa ini. Bantuan peralatan tersebut akan langsung kami salurkan ke daerah-daerah untuk persiapan Kejurprov dan Pra-PON. Bagi kami, cara terbaik membalas kebaikan ini adalah dengan mempersembahkan prestasi emas bagi Jawa Timur,” tegas Hoslih Abdullah.
Selain bantuan fisik, perhatian juga diberikan pada aspek kesejahteraan personel. Sebanyak delapan atlet pilihan dan dua pelatih mendapatkan dukungan pembinaan khusus, termasuk fasilitas transportasi. Pendekatan komprehensif ini diharapkan mampu melahirkan kontingen Jawa Timur yang solid dan siap mendominasi podium di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.(her)
