More
    BerandaUncategorizedBHS Ingatkan Pemkot Surabaya: Sampah Jangan Jadi Sumber Penyakit

    BHS Ingatkan Pemkot Surabaya: Sampah Jangan Jadi Sumber Penyakit

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 28 Desember 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Masalah sampah di lingkungan permukiman warga Surabaya kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono meminta Pemerintah Kota Surabaya mempercepat pengangkutan dan pengelolaan sampah demi menjaga kesehatan masyarakat dan kebersihan kota.

    Permintaan itu disampaikan Bambang Haryo yang akrab disapa BHS saat menggelar reses di RW 13 Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Ia menilai, tumpukan sampah yang tidak segera diangkut berpotensi menimbulkan penyakit bagi warga sekitar.

    “Tidak boleh ada sampah yang dibiarkan menumpuk dan sulit diangkut. Penanganannya harus dipercepat karena bisa berdampak pada kesehatan warga,” ujar BHS, Sabtu malam (27/12/2025).

    BHS Desak Pemkot Surabaya Percepat Pengangkutan Sampah Permukiman

    Selain persoalan teknis pengangkutan, BHS juga menampung aspirasi warga terkait transparansi biaya pengelolaan sampah. Warga mengusulkan agar retribusi sampah dipisahkan dari tagihan air PDAM agar lebih jelas dan transparan.

    Dalam kesempatan tersebut, BHS juga menyampaikan kinerjanya sebagai anggota DPR RI. Menurutnya, program-program pemerintah pusat saat ini sudah berjalan sesuai arah, namun tetap memerlukan pengawasan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya pada program lingkungan.

    Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai yang turut hadir memastikan aspirasi warga akan ditindaklanjuti. Ia berjanji membawa keluhan terkait keterlambatan pengangkutan sampah dan usulan pemisahan retribusi ke dalam pembahasan bersama pemerintah kota.

    “Semua masukan warga akan kami sampaikan dalam rapat dengan pemkot. Tujuannya agar ada solusi terbaik demi kenyamanan warga Surabaya,” kata Bahtiyar.

    Ia menambahkan, ke depan Pemkot Surabaya perlu didukung data yang lebih akurat, tidak hanya untuk pengelolaan sampah, tetapi juga program kesejahteraan lain seperti beasiswa pendidikan dan perbaikan infrastruktur. Data yang tepat, menurutnya, menjadi kunci agar bantuan pemerintah tepat sasaran.

    Melalui sinergi antara wakil rakyat pusat dan daerah, diharapkan persoalan pengelolaan sampah di permukiman padat penduduk bisa segera teratasi sehingga Surabaya tetap bersih dan nyaman bagi warganya. (her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru