More
    BerandaUncategorizedDinas Sosial Jatim Tetap Siaga Saat Libur Lebaran 2026, Pastikan Layanan Optimal...

    Dinas Sosial Jatim Tetap Siaga Saat Libur Lebaran 2026, Pastikan Layanan Optimal bagi Orang Telantar

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 25 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (Dinsos Jatim) tetap menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat selama masa libur Lebaran 2026. Pelayanan bagi penyandang masalah sosial, khususnya orang telantar, tetap dibuka selama enam hari kerja mulai 18 hingga 25 Maret 2026 di Ruang Pelayanan Terpadu Gedung B Dinsos Jatim.

    Kepala Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani, menegaskan bahwa pelayanan tetap berjalan optimal meskipun dalam suasana libur panjang. Menurutnya, kehadiran layanan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan perlindungan sosial tetap berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.

    “Pelayanan ini merupakan wujud komitmen kami untuk memastikan masyarakat rentan tetap mendapatkan perlindungan sosial secara berkelanjutan, termasuk pada momentum libur panjang,” ujarnya.

    Selama periode layanan, seluruh staf Sub Substansi Penanganan Korban Bencana Sosial Bidang Penanganan Bencana Dinsos Jatim diterjunkan secara bergiliran. Setiap jam piket diisi oleh dua orang petugas yang turut didukung oleh tim keamanan guna memastikan proses pelayanan berlangsung tertib dan lancar.

    Lebih lanjut, Restu Novi Widiani menambahkan bahwa penanganan orang telantar tidak hanya bersifat sementara, melainkan dilakukan secara menyeluruh hingga proses pemulangan ke daerah asal.

    “Kami tidak hanya memberikan pelayanan dasar, tetapi juga melakukan asesmen menyeluruh, pemenuhan kebutuhan harian, hingga fasilitasi transportasi agar mereka dapat kembali ke daerah asal dengan aman,” imbuhnya.

    Berdasarkan hasil pelayanan selama masa piket Lebaran, tercatat sebanyak 10 orang telantar dan 3 anak telantar telah memperoleh penanganan. Para penerima layanan tersebut berasal dari berbagai daerah dengan tujuan pemulangan meliputi wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, serta Sulawesi Selatan.

    Faktor penyebab ketelantaran yang dialami para penerima layanan pun beragam, mulai dari kehabisan bekal selama perjalanan hingga menjadi korban penipuan terkait pekerjaan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah provinsi dalam memastikan perlindungan sosial yang tepat sasaran.

    Sementara itu, Ketua Tim Sub Substansi Penanganan Korban Bencana Sosial Dinsos Jatim, Liawati Suntiana, menjelaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan layanan selama masa piket melalui sistem penanganan terpadu.

    “Kami melakukan asesmen berkelanjutan, menyediakan permakanan dan kebutuhan pribadi, serta memfasilitasi pembelian tiket kepulangan agar para penerima layanan dapat kembali dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

    Ke depan, Dinsos Jatim akan terus memperkuat komitmen penanganan orang telantar melalui peningkatan kualitas layanan serta penguatan koordinasi lintas sektor. Langkah tersebut diharapkan mampu menghadirkan perlindungan sosial yang semakin optimal, khususnya dalam situasi darurat dan momentum libur panjang keagamaan.(qal)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru