More
    BerandaUncategorizedDishub Surabaya Gandeng APH dan Peruri Masifkan Sosialisasi Voucher Parkir

    Dishub Surabaya Gandeng APH dan Peruri Masifkan Sosialisasi Voucher Parkir

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 27 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng aparat penegak hukum (APH) dan PT Peruri Wira Timur (PWT) untuk memasifkan sosialisasi penerapan voucher parkir kepada asosiasi dan para stakeholder di Kota Pahlawan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang dikemas sekaligus sebagai ajang silaturahmi di Aula Garuda Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Jumat (27/3/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Dishub Surabaya juga melibatkan PT Peruri Wira Timur (PWT), Sat Samapta Polrestabes Surabaya, serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menegaskan sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam memperkenalkan program baru sekaligus memperkuat dukungan terhadap sistem parkir non-tunai.

    “Pemerintah Kota Surabaya dalam hal ini Dinas Perhubungan mengadakan sosialisasi parkir, sekaligus kami kemas dengan silaturahmi yang kami sampaikan kepada tokoh-tokoh parkir. Ada dari Paguyuban Juru Parkir Surabaya (PJS) Asosiasi Parkir Indonesia (API) dan tokoh-tokoh parkir,” ujar Trio Wahyu Bowo sesuai acara.

    Dalam forum tersebut, Trio menuturkan bahwa Dishub Surabaya juga  memperkenalkan program voucher parkir yang difasilitasi pemerintah kota agar mudah diakses masyarakat. “Pemerintah kota memfasilitasi dengan memudahkan warga kota untuk membeli atau mendapatkannya di toko-toko modern yang ada di seluruh Kota Surabaya,” jelasnya.

    Karenanya, Dishub Surabaya mengajak seluruh asosiasi dan elemen parkir untuk mendukung kebijakan non-tunai yang telah dicanangkan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sejak awal Januari 2026. “Kami juga memohon bantuan kepada teman-teman tokoh-tokoh parkir, untuk mensukseskan program digitalisasi parkir yang sudah dicanangkan oleh Bapak Wali Kota Surabaya per tanggal 1 Januari 2026,” katanya.

    Namun, Trio mengakui masih ada kendala di lapangan, terutama terkait aktivasi rekening bagi para juru parkir (Jukir). Sebab, sampai saat ini masih ada Jukir yang belum melakukan aktivasi ATM. Padahal, kata dia, aktivasi ATM menjadi kunci dalam sistem bagi hasil yang transparan.

    “ATM ini penting. Karena bagi hasil 60-40 persen ini, 40 persennya langsung tertransfer ke rekening masing-masing Jukir. 40 persen itu langsung nanti akan terdistribusi pada hari itu juga ke rekening Jukir,” tegasnya.

    Bahkan, Trio mengungkap bahwa tim Dishub Surabaya harus berulang kali turun ke lapangan jemput bola untuk memastikan proses aktivasi ATM milik Jukir berjalan. “Jadi kami mohon dengan sosialisasi ini, seluruh petugas parkir yang ada di lapangan untuk mendukung, sehingga kami tidak bolak-balik. Satu titik lokasi pernah kami empat kali bolak-balik menemui juru parkir tersebut,” ujarnya.

    Melalui keterlibatan PJS dan API, Trio optimistis sosialisasi parkir non-tunai akan lebih masif dan efektif. Menurutnya, seluruh asosiasi parkir telah menyatakan dukungan terhadap dua program sistem perparkiran di Kota Surabaya tersebut. “Yang pertama smart parking solution, pembayaran melalui handphone, yang tersambung langsung masuk ke rekening pemerintah kota. Yang kedua adalah pembayaran voucher parkir,” imbuhnya.

    Sebagai insentif, Trio menyebut bahwa Pemkot Surabaya juga menawarkan skema bonus pembelian voucher parkir bagi masyarakat. Dimana pembelian setiap 10 voucher parkir akan mendapat 12. “Tadi juga kami sosialisasikan pembelian 10 mendapatkan 12 voucher parkir. Begitu berlaku untuk kelipatannya. Pembelian 20 (voucher), mendapatkan 24. Berturut-turut seperti itu berlaku kelipatannya,” jelasnya.

    Sementara untuk tarif, Trio memastikan bahwa voucher parkir disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. “Jadi voucher parkir sesuai harga parkir yang ada. Untuk voucher parkir roda 2 (R2) Rp2.000 dan untuk voucher parkir roda 4 (R4) Rp5.000,” paparnya.

    Di samping itu, Trio menyatakan bahwa distribusi pembelian voucher parkir juga akan diperluas melalui berbagai kanal. Mulai dari ritel modern hingga Sentra Wisata Kuliner (SWK) yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pahlawan.

    “Kami intens koordinasi dengan toko-toko modern, Indomaret, Alfamart, Alfamidi. Kami nanti juga kerjasama dengan koperasi yang ada di Kota Surabaya. Nantinya kami juga akan kerjasama dengan SWK-SWK, mungkin nanti kami akan titipkan juga voucher parkir tersebut,” pungkasnya.(del)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru