More
    BerandaPendidikanDorongan Agar Pemerintah Propinsi Jatim dan Pemerintah Kota Surabaya Serta Dinas Pendidikan...

    Dorongan Agar Pemerintah Propinsi Jatim dan Pemerintah Kota Surabaya Serta Dinas Pendidikan Memberi Kesempatan Anak Belajar dari Rumah pada 1–5 September 2025

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 30 Agustus 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Seiring dengan meningkatnya dinamika sosial-politik nasional, saat ini beredar luas informasi di berbagai kanal media sosial mengenai rencana aksi demonstrasi lanjutan masyarakat pada tanggal 1–5 September 2025 yang dipusatkan di Gedung DPR RI Jakarta. Dalam flyer yang tersebar, aksi tersebut diberi tajuk seruan aksi demo serempak, namun tidak mencantumkan siapa penanggung jawabnya. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa aksi serupa bisa meluas ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Timur dan Kota Surabaya.

    Belajar dari berbagai pengalaman sebelumnya, aksi massa yang tidak memiliki penanggung jawab dan koordinasi yang jelas sering kali menimbulkan kerentanan sosial. Tidak jarang, situasi lapangan yang semula terkendali berubah menjadi chaos dan berujung pada tindakan kekerasan yang tidak diinginkan. Situasi seperti ini jelas berpotensi membahayakan anak-anak dan remaja apabila mereka beraktivitas di luar rumah tanpa pengawasan yang memadai. kata M. Isa Ansori Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur dan Pemerhati Kebijakan Perlindungan Anak Jawa Timur, Sabtu (30/8/2025)

    Dalam konteks perlindungan anak, langkah preventif menjadi sangat penting agar anak-anak tetap aman sekaligus tidak kehilangan haknya dalam proses pembelajaran. Atas dasar itu, dengan penuh keprihatinan sekaligus rasa tanggung jawab moral, saya menyampaikan beberapa dorongan sebagai berikut:

    1. Kepada Pemerintah Propinsi Jawa Timur dan Dinas Pendidikan Jawa Timur Serta Pemerintah Kota Surabaya dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya

    Agar memberikan kebijakan khusus dengan memberi kesempatan kepada anak-anak untuk belajar dari rumah (BDR) pada rentang tanggal 1–5 September 2025. Hal ini merupakan langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan anak-anak dari potensi kerumunan dan gesekan sosial yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Proses pembelajaran tetap bisa dilakukan dengan metode daring atau penugasan mandiri, sehingga tidak mengganggu capaian akademik anak.

    1. Kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Surabaya–Sidoarjo

    Diharapkan turut serta mengeluarkan imbauan resmi kepada satuan pendidikan di wilayah kewenangannya agar menyusun skema pembelajaran alternatif, yang memungkinkan anak-anak tetap belajar namun dalam kondisi aman dan terpantau.

    1. Kepada Orang Tua dan Wali Murid

    Keterlibatan orang tua menjadi kunci keberhasilan kebijakan belajar dari rumah. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh orang tua agar memastikan anak-anak tetap fokus belajar di rumah, memberikan pendampingan yang cukup, serta menjauhkan mereka dari potensi paparan situasi sosial yang tidak kondusif.

    1. Kepada Masyarakat Luas

    Peran masyarakat sangat penting untuk menjaga kondusivitas lingkungan. Mari bersama-sama mengawal agar anak-anak kita tidak terseret dalam dinamika aksi unjuk rasa, baik sebagai peserta maupun sebagai korban. Anak-anak berhak atas rasa aman dan terbebas dari potensi trauma akibat tindakan kekerasan di ruang publik.

    Saya percaya bahwa langkah-langkah antisipatif ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap keselamatan generasi penerus bangsa. Anak-anak harus dilindungi dari situasi yang berpotensi mengancam jiwa dan mental mereka. Pendidikan harus tetap berjalan dengan baik, namun keselamatan anak-anak wajib ditempatkan sebagai prioritas utama.

    Demikian seruan ini saya sampaikan dengan penuh rasa tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap masa depan anak-anak kita. Semoga pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, serta seluruh elemen masyarakat dapat merespons dengan langkah cepat, bijak, dan tepat. (her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru