Surabaya 06 Juni 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Sekitar 1.000 lebih jemaah baik laki-laki dan perempuan mengikuti Shalat Idul Adha 1446 H/2025 di Masjid Baitul Muttaqin Bratang Gede 6-G/ RT 04. RW 12, Kelurahan Ngagel Rejo, Kec Wonokromo Surabaya, Begitu antusiasnya warga yang ikut shalat, membuat Masjid penuh hingga sampai di jalan didepan Masjid yang digelari tikar. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Ustadz Miftahul Fallah dari Surabaya.
Sebagian besar warga Bratang Gede, dan sekitarnya merayakan Idul Adha1446 Hijriyah (H) pada Jumat (06/06/25). Seperti tampak di lingkungan warga Kelurahan Ngagel Rejo, Surabaya tepatnya jamaah Masjid Baitul Muttaqin, Bratang Gede 6-/G dan sekitarnya melaksanakan Shalat Idul Adha tepat pukul 06.00 Wib, Jumat (06/06/25) pagi.
Mengawali kutbah Idul Adha Ustadz Miftahul Fallah berharap para jamaah sholat Idul Adha peristiwa kurban itu adalah peristiwa yang sangat luar biasa bagi hamba Allah SWT.
Contohnya Nabi Ibrahim Alaihissalam yang oleh Allah diuji keikhlasannya, katulusan diuji ketaatannya kepada Allah bahkan sampai diminta untuk mengorbankan Putra semata wayangnya yang sangat beliau sayangi “Ismail” semua itu diselesaikannya dengan sempurna.
Oleh sebab itu kepada umat Muhammad Rasulullah yang oleh Allah SWT dikasih banyak rejeki, maka Allah minta banyak-banyak untuk mensyukuri pemberian nikmat Allah itu dengan menyisihkan sebagian rejekinya untuk berkurban..
Kemudian masih kata Ustadz Miftahul Fallah kita juga diminta oleh Allah untuk berkurban. Kebaikan setiap hewan korban yang dikorbankan, diantaranya adalah satu helai bulu mempunyai satu kebaikan. Rasanya sayang yang mempunyai kemampuan untuk berkorban tidak melakukannya.
Berkurban itu adalah berbagi -bagi kepada sesama, tidak pilih kasih kaya atau miskin. Seperti daging kurban yang kita bagikan kesemua orang. Kita tidak oleh pilih – pilih dan kurban harus berbagi sama semuanya. “Artinya kalau pembagian daging semua harus dapat daging,” ungkapnya.
Diakhir kotbahnya Ustadz Miftahul Fallah kita harus menjaga demensi secara vertikal kepada Allah dan demensi horizontal kepada sesama manusia dan makhluk untuk masyarakat Bratang Gede Surabaya dan sekitarnya. “Mari kita menjaga kebersamaan, ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariyah dan menjaga ukhuwah Waathoniyah,” pungkasnya.
Sementara Ketua Panitia Idul Adha/Idul ini Qurban Masjid Baitul Muttaqin Bratang Gede, Kelurahan Ngagel Rejo, Surabaya Ustadz Junaidi menyampaikan pada Idul Kurban kali ini panitia bisa mengumpulkan sebanyak 8 ekor lembu(Sapi) dan 16 ekor kambing. dari Jamaah dan masyarakat.
Sapi untuk korban merupakan hasil patungan 7 orang dengan 1 ekor sapi kurban. Hasil musyawarah yang patungan setiap orang dikenakan Rp 3,1 juta. Karena Idul Adha 1446 H jatuh pada hari Jumat maka hewan korban akan disembelih pada Sabtu (07/06/25) besok pagi.
“Hewan kurban setelah disembelih dagingnya akan dibagikan,/didistribusikan sekitar 900 orang di wilayah RW 12 Bratang Gede, Kelurahan Ngagel Rejo Surabaya.
Ada beberapa golongan yang berhak menerima daging kurban, diantaranya shohibul qurban, panitia, jamaah Masjid Baitul Muttaqin, masyarakat disekitar tempat penyembelihan hewan kurban serta fakir miskin,” ujarnya.(myo).
Teks Foto Pelaksanaan sholat Idul Adha 1446 H di Masjid Baitul Muttaqin Bratang Gede Surabaya.
