More
    BerandaPendidikanIntegritas Keilmuan dan Kompas Moral jadi Bekal PTN-BH Hadapi Tantangan Global

    Integritas Keilmuan dan Kompas Moral jadi Bekal PTN-BH Hadapi Tantangan Global

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 6 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Dunia pendidikan saat ini harus berhadapan dengan berbagai tantangan global. Perkembangan teknologi dan revolusi industri 4.0 menuntut sistem pendidikan Indonesia untuk terus berkembang. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Sidang Paripurna Majelis Senat Akademik (MSA) PTN-BH, yang akan digelar Jumat (6/2/2026).

    Mengusung tema “Harmonisasi Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dengan Situasi Pendidikan Tinggi Terkini”, sidang paripurna tersebut terselenggara di Universitas Airlangga (UNAIR) sebagai tuan rumah.

    Tantangan Dunia Pendidikan

    Sebagai daerah tuan rumah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diwakili Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr Lilik Pudjiastuti SH MH turut hadir memberikan sambutan dalam acara gala dinner Sidang Paripurna MSA PTN-BH, Kamis (5/2/2026). Menurutnya, kegiatan ini merupakan sebuah ajang penting untuk saling bertukar pikiran untuk merumuskan kebijakan pendidikan. Mengingat, kondisi pendidikan saat ini menghadapi berbagai tantangan.

    “Kita semua menyadari bahwa sistem pendidikan nasional berada pada persimpangan. Perkembangan teknologi yang sangat pesat, globalisasi, menuntut sistem pendidikan yang adaptif namun tetap berdasar pada nilai Pancasila,” ujarnya.

    Moral Bangsa

    Lebih lanjut, Alumnus Fakultas Hukum UNAIR itu juga menekankan bahwa perguruan tinggi negeri memiliki peran strategis dalam menjaga moral bangsa. “PTN tidak hanya harus unggul dalam tata kelola pendidikan, tapi juga dalam menjaga integritas keilmuan. Untuk itu, suara dan pandangan dalam forum ini sangat penting dalam proses perumusan dan harmonisasi sistem pendidikan,” katanya.

    Lilik berkaca pada kondisi pendidikan di Jawa Timur, di mana tidak sedikit PTN berdiri dan menampung para intelektual dari berbagai bidang. Ia menyebut, investasi dalam dunia pendidikan terbukti membawa dampak nyata bagi perkembangan Jawa Timur. “Lebih dari itu, Jawa Timur memiliki kekuatan dari aspek kolaborasi antara pendidikan tinggi, pondok pesantren, dan dunia industri,” imbuhnya.

    Pintu Kolaborasi

    Ia mengatakan bahwa Jawa Timur membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya dengan institusi pendidikan. Dengan harapan, dapat berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global.

    “Kami berharap, forum ini bisa menghadirkan gagasan yang tidak hanya memperkaya naskah akademik. Tetapi juga kompas moral pendidikan Indonesia ke depan, dan menghasilkan pemikiran yang konstruktif, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi Indonesia,” pungkasnya (naf)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru