More
    BerandaUncategorizedKemiskinan Kian Turun, IPM Naik, Ekonomi Tumbuh: Bupati Ipuk Paparkan Capaian Banyuwangi...

    Kemiskinan Kian Turun, IPM Naik, Ekonomi Tumbuh: Bupati Ipuk Paparkan Capaian Banyuwangi di LKPJ 2025

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Banyuwangi 1 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom –  Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025, dalam Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025 kepada DPRD Banyuwangi.

    “Penyelenggaraan pemerintahan daerah Tahun Anggaran 2025 telah berakhir, kami selaku Kepala Daerah berkewajiban untuk menyampaikan LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD melalui Rapat Paripurna,” kata Ipuk, Selasa (31/3/2026).

    Penyampaian laporan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Banyuwangi, Jumat (27/3/2026). Dalam kesempatan itu, Ipuk menjelaskan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, hingga capaian di sektor pariwisata.

    Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banyuwangi pada 2025, tercatat naik dari 74,30 pada 2024 menjadi 75,17. Capaian tersebut melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

    “IPM Banyuwangi meningkat dari 74,30 pada tahun 2024 menjadi sebesar 75,17 pada tahun 2025. Realisasi ini telah melebihi target yang ditetapkan, dengan capaian sebesar 100,40 persen,” ujarnya.

    Selain peningkatan IPM, angka kemiskinan terus turun tiap tahunnya. Persentase penduduk miskin turun dari 6,54 persen pada 2024 menjadi 6,13 persen pada 2025.

    Indeks Gini atau rasio ketimpangan juga menunjukkan perbaikan. Nilainya turun dari 0,312 pada 2024 menjadi 0,290 pada 2025.

    Dari sisi ekonomi, Banyuwangi mencatat pertumbuhan sebesar 5,65 persen pada 2025, meningkat dari 4,68 persen pada 2024.

    Kenaikan sebesar 0,97 poin persentase ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir dan melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur serta nasional.

    “Ini merupakan kenaikan tertinggi dalam lima tahun terakhir dan menjadi capaian pertumbuhan tertinggi selama periode 2021–2025. Realisasi Tahun 2025 juga telah melebihi target yang ditetapkan, dengan capaian sebesar 115,31 persen,” kata Ipuk.

    Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Jumlah kunjungan wisatawan nusantara meningkat dari 3,28 juta orang pada 2024 menjadi 3,50 juta orang pada 2025. Kunjungan wisatawan mancanegara naik dari 122,90 ribu orang menjadi 166,99 ribu orang pada periode yang sama.

    Sepanjang 2025, Banyuwangi juga meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional. Di antaranya penghargaan Kabupaten Berkinerja Tinggi dalam penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2024.

    Selain itu, Banyuwangi juga meraih predikat Kabupaten Terinovatif se-Indonesia dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri.

    Di bidang digitalisasi pemerintahan, Banyuwangi mencatat indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebesar 4,87, yang menempatkannya sebagai pemerintah daerah terbaik di Indonesia.

    Ipuk mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak di Banyuwangi.

    “Semua ini merupakan hasil kinerja dan sinergi Pemerintah Daerah beserta DPRD, serta seluruh jajaran Forpimda, instansi vertikal, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta semua elemen masyarakat Banyuwangi,” ujarnya. (her)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru