Surabaya 10 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kepengurusan baru KONI Jawa Timur memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem olahraga daerah, sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi agenda besar olahraga nasional dan internasional.
Salah satu fokus utama adalah persiapan menghadapi PON XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
“Kami berkomitmen mendukung penuh proses pembinaan atlet. Pengembangan pada cabang-cabang olahraga yang sempat kehilangan medali akan menjadi kekuatan baru Jawa Timur,” kata Khofifah.
Ia juga mendorong penerapan sport science secara konsisten agar pembinaan atlet berjalan terukur, sistematis, dan berkelanjutan.
Selain aspek teknis, Khofifah menekankan pentingnya membangun budaya olahraga sejak usia dini sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi penerus.
“Olahraga harus menjadi kultur. Ini penting untuk membangun ekosistem prestasi yang kuat dan berkesinambungan,” ujarnya.
KONI Jatim Tegaskan Sinergi Pusat dan Daerah
Ketua KONI Jawa Timur Muhammad Nabil menegaskan pentingnya sinergi antara KONI Pusat, KONI provinsi, KONI kabupaten/kota, serta pemerintah pusat dan daerah dalam membangun prestasi olahraga.
Ia menyatakan KONI Jawa Timur siap bersinergi penuh dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk mengharumkan nama daerah melalui olahraga.
“KONI Jawa Timur adalah mitra strategis gubernur. Kami harus selalu bekerja sama dan bersinergi. Apalagi pada SEA Games lalu, Jawa Timur menjadi penyumbang medali emas terbanyak,” ujar Nabil.
Dengan kepengurusan baru dan dukungan lintas sektor, KONI Jawa Timur optimistis mampu meningkatkan prestasi atlet sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu barometer olahraga nasional. (her)
