Magetan 9 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Magetan, Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur, terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas hidup Penerima Manfaat (PM) melalui pendekatan keperawatan gerontik.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) berupa melukis pada media kipas lipat yang digelar di Wisma Dewi Sri, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini merupakan inisiasi mahasiswa Profesi Ners Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Ponorogo sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan pelayanan sosial.
Melalui kegiatan ini, para lansia mendapatkan stimulasi kognitif sekaligus melatih kemampuan psikomotorik agar tetap aktif dan produktif. Media kipas dipilih karena efektif untuk melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan konsentrasi, serta menjadi sarana mengekspresikan emosi.
Dengan pendampingan intensif dari mahasiswa, seluruh lansia—termasuk yang memiliki keterbatasan fisik—dapat berpartisipasi secara inklusif. Mereka bebas menuangkan kreativitas melalui perpaduan warna dan pola sesuai imajinasi masing-masing.
Tak hanya itu, interaksi lintas generasi dalam kegiatan ini juga menjadi intervensi psikososial yang mampu mengurangi kejenuhan di lingkungan asrama serta meningkatkan rasa percaya diri para PM melalui karya yang dihasilkan secara mandiri.
Kepala UPT PSTW Magetan, Dra. Nenti Sarjanti, MM, mengapresiasi kontribusi dunia akademik dalam mendukung pembinaan di unit pelayanan. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki dampak positif bagi kesejahteraan psikologis lansia.
“Aktivitas kreatif bukan sekadar pengisi waktu luang, tetapi menjadi bagian penting agar lansia tetap merasa berdaya dan bahagia,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan sosial yang holistik, profesional, dan bermartabat bagi masyarakat rentan di Jawa Timur.(din)
