Surabaya 25 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Dalam rangka memberikan pelayanan optimal serta memastikan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke tanah air selama periode Hari Raya Idulfitri, UPT Pelayanan dan Perlindungan Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur membuka Layanan Posko Pelayanan Kepulangan PMI di Counter Helpdesk Terminal 2 Bandara Internasional Juanda. Posko ini beroperasi selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran guna memberikan kemudahan layanan, pendampingan, serta respons cepat terhadap kebutuhan PMI yang tiba dari luar negeri.
Keberadaan Counter ini sehari-hari bertugas mendata status kepulangan PMI (Finish Kontrak, Cuti atau bermasalah). Selalin itu, memberi layanan fasilitasi jika PMI menghadapi permasalahan seperti sakit maupun deportasi. Menghadapi kepulangan PMI jelang Lebaran dimana volume kepulangan PMI lebih banyak dari kondisi normal, Posko Satgas bertugas untuk :
- Pendataan Kepulangan PMI dan Keluarga Penjemput
- Layanan Telepon Gratis/ Emergency Call (No : 085189881717).
- Layanan Tajil Gratis
- Shelter-Transit (Jika terlalu malam/belum ada keluarga penjemput)
- Memfasilitasi penanganan pengaduan atau permasalahan yang dialami PMI.
- Memberikan pendampingan bagi PMI yang membutuhkan rujukan layanan lanjutan.
- Membantu Kelancaranan Kepulangan Pekerja Migrn Indonesia Asal Jatim ke daerah asal.
Selama tahun 2025, jumlah PMI yang dilayani di counter helpdesk sebanyak 27.413 orang dengan rincian terbanyak selesai kontrak 85,51 % (23.440 orang), cuti 14,30 % (3.921 orang), PMI bermasalah 0,16% (44 0rang), PMI sakit 0,03 % (8 orang). Dan terbanyak kepulangan berasal dari Hongkong, Malaysia, Singapore, Taiwan dan Brunai Darusalam.
Sedangkan selama Lebaran ( 17 Maret 2025 s/d 07 April 2025) jumlah PMI yang dilayani posko PMI tercatat sebanyak 2.459 orang dengan rincian berasal dari Hongkong sebanyak 888 orang, Malaysia 635 orang, Singapura 352 orang, Taiwan 333 orang, Brunei 48 orang, Macau 12 orang, UEA 11 orang, Korea Selatan 8 orang, Arab Saudi 6 orang dan lainnya 166 orang. Status kepulangan finish kontrak sebanyak 1.187 orang (48,27%), cuti 1.233 orang (50,14%) atau sebanyak 1.233 orang, dan bermasalah sebanyak 39 orang (1,59 %).
Kehadiran Posko Lebaran ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memberikan perlindungan menyeluruh kepada PMI, khususnya pada momentum meningkatnya mobilitas saat Hari Raya.
“Momentum Lebaran menjadi periode dengan intensitas kepulangan PMI yang cukup tinggi. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan kehadiran negara melalui layanan Posko Helpdesk untuk memberikan rasa aman dan perlindungan kepada seluruh PMI yang kembali ke Jawa Timur. Selain itu, petugas juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak pengelola bandara, aparat keamanan, serta instansi terkait lainnya guna menjamin kelancaran pelayanan.
UPT Pelayanan dan Perlindungan Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur menghimbau kepada seluruh PMI untuk selalu melapor dan memanfaatkan layanan resmi yang tersedia apabila mengalami kendala selama proses kepulangan. Dengan adanya Posko Lebaran ini, diharapkan proses kepulangan PMI dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan rasa nyaman bagi para pekerja migran yang kembali berkumpul bersama keluarga tercinta di kampung halaman.
“ Bekerja ke luar negeri itu pilihan, jadilah profesional atau untuk modal produktif “ (her)
