More
    BerandaUncategorizedPemkab Banyuwangi Lanjutkan Implementasi Satu Data Indonesia

    Pemkab Banyuwangi Lanjutkan Implementasi Satu Data Indonesia

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 26 Nopember 2024 | Draft Rakyat Newsroom – Pemkab Banyuwangi terus berkomitmen untuk mengimplementasikan kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) guna menciptakan tata kelola data yang lebih akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk mendukung kebijakan ini, Pemkab Banyuwangi bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi untuk menyelenggarakan Forum Satu Data Kabupaten Banyuwangi. Forum ini dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan bertujuan untuk membahas langkah strategis dalam pengelolaan data yang berkualitas.

    Forum dibuka oleh Asisten Administrasi dan Pembangunan Sekda Banyuwangi, Choiril Ustadi, yang berharap forum ini dapat memberikan solusi untuk menciptakan tata kelola data yang lebih efisien dan akuntabel. Menurut Ustadi, data yang terintegrasi dengan baik akan mendukung transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan. Hal ini juga akan mempercepat pengambilan keputusan berbasis data yang akurat, mengurangi duplikasi data, dan mendorong kolaborasi antar instansi. Ia menyebutkan bahwa banyak capaian positif di Banyuwangi, seperti penurunan angka kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi, berawal dari data yang akurat sebagai dasar untuk program intervensi.

    Ustadi juga berharap melalui forum ini, Pembina Data dan Walidata serta OPD sebagai produsen data dapat menyelaraskan program antar sektor dengan penyajian data yang lebih akurat dan dapat berbagi pakai. Banyuwangi sendiri telah berhasil menginventarisasi 5400 data statistik sektoral dan 50 data spasial dari berbagai sektor, baik dari OPD maupun instansi vertikal.

    Kepala Diskominfo dan Persandian Banyuwangi, Budi Santoso, menyatakan bahwa data kini bukan sekadar angka, tetapi merupakan aset strategis yang menentukan keberhasilan perencanaan dan evaluasi program pembangunan daerah. Budi menambahkan bahwa Pemkab Banyuwangi sering berkonsultasi dengan BPS untuk memastikan data yang dikumpulkan memenuhi kaidah statistik, dan banyak program yang dirancang berdasarkan rekomendasi dari BPS.

    Selain itu, pemerintah juga telah mempermudah akses OPD untuk memperbaiki dan menyempurnakan data melalui situs satudata.banyuwangikab.go.id, yang saat ini telah mengumpulkan 1.333 dataset. Budi menekankan bahwa prinsip utamanya adalah data harus mudah diakses dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga dapat dipetakan di setiap desa atau kelurahan.

    Kepala BPS Banyuwangi, Hermanto, menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemkab Banyuwangi dalam mengaktualisasikan Satu Data Banyuwangi. Ia berharap dengan adanya kolaborasi ini, kualitas dan integrasi Satu Data Banyuwangi dapat terus meningkat. (dit)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru