Surabaya 10 Nopember 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Pemuda Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, kini memiliki “Benteng Diri” yang lebih kuat. Hal ini menyusul suksesnya kegiatan Pembinaan Pemuda Desa bertajuk “Muda Berdaya, Desa Sejahtera: Membangun Benteng Diri Pemuda dari Bahaya Penyalahgunaan Narkoba” yang diselenggarakan melalui sinergi kolaborasi antara Pemerintah Desa dengan Karang Taruna Karya Mandiri Desa Cerme Lor.
Kegiatan yang diikuti oleh 50 orang pengurus Karang Taruna dan pemuda Desa Cerme Lor ini bertujuan utama untuk menciptakan generasi muda desa yang tangguh.
Acara pembinaan dibuka dengan sambutan penuh semangat dari Kepala Desa Cerme Lor, Arifin, S.T. Dalam sambutannya, beliau memberikan himbauan yang sangat tegas dan mengharapkan partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan desa.
“Saya tegaskan kepada seluruh pemuda dan Karang Taruna, jangan pernah mencoba-coba yang namanya narkoba! Sekali Anda mencoba, masa depan cerah yang sudah di depan mata akan sirna. Narkoba tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga menghancurkan keluarga dan masa depan desa kita,” ujar Bapak Arifin, S.T.,
Beliau juga mendorong pemuda untuk menyalurkan energi dan kreativitas mereka ke dalam kegiatan positif. “Daripada memikirkan hal-hal negatif, lebih baik kita aktif berkegiatan di desa. Mari kita bangun desa ini bersama-sama, melalui Karang Taruna, melalui kegiatan keagamaan, olahraga, atau pun pengembangan ekonomi kreatif. Jadilah generasi yang berdaya, bukan generasi yang terjerumus pada bahaya,” tambahnya.

Ketua Karang Taruna Karya Mandiri Desa Cerme Lor, Tri Juli Yansyah, yang juga menjadi Koordinator Kipan Gresik, memaparkan pentingnya peran pemuda sebagai garda terdepan pembangunan desa. “Kegiatan ini adalah wujud komitmen kami untuk membangun ketahanan diri, karakter positif, dan keterampilan hidup (life skills) pada pemuda, sehingga mereka mampu menolak dan menjauhi penyalahgunaan narkoba serta perilaku berisiko lainnya,” ujar Tri Juli Yansyah.
Pembinaan ini menghadirkan serangkaian materi komprehensif dari berbagai narasumber kompeten:
• Pencegahan Narkoba: Disampaikan langsung oleh Tri Juli Yansyah (Koordinator Kipan Gresik/Ketua Karang Taruna Karya Mandiri Desa Cerme Lor).
• Edukasi HIV/AIDS: Dibawakan oleh Eka Sulia Ningsih dan Ibnu Walid dari Duta Peduli HIV AIDS Kabupaten Gresik, yang menekankan pada cara penularan dan langkah-langkah pencegahan yang akurat.
• Mencegah Stres: Materi ini disampaikan oleh Muh. Badril Riza, S.Psi dari Nol Entreprise, bertujuan membekali pemuda dengan teknik pengelolaan stres yang positif sebagai salah satu faktor pencegah terjerumus dalam perilaku negatif.
Melalui edukasi dan informasi yang akurat, komprehensif, dan tepat sasaran mengenai dampak kesehatan, sosial, dan hukum dari bahaya narkoba, serta cara penularan HIV/AIDS, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para peserta. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bagaimana Pemerintah Desa dan organisasi kepemudaan dapat bersinergi secara efektif untuk menyiapkan generasi penerus yang berdaya, bergaya, dan mampu membentengi diri dari tantangan zaman demi Mewujudkan Desa yang Bersih dan Sejahtera. (tri)
