Surabaya 23 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Upaya menuju operasional penuh Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya unit Tambak Osowilangon (TOW) terus dimatangkan. Salah satu langkah persiapan dilakukan pemasangan tanda identitas di sejumlah ruang kerja sebagai bagian dari penataan fasilitas dan kesiapan layanan bagi mitra jagal, Senin (23/2/2026).
Kabag Pemotongan RPH Surabaya, drh. Nowo Siswo Yuworo M.Si menjelaskan, pemasangan penanda ruangan dilaksanakan langsung oleh tim internal RPH Surabaya dengan dukungan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya.
“Hari ini tim RPH Kota Surabaya melakukan pemasangan tanda di ruangan kerja karyawan dan staf. Beberapa lokasi yang diberi tanda di antaranya ruang sekretariat, ruang administrasi niaga, ruang _butcher_ , serta blok kandang penampungan.” jelas drh. Nowo.
Menurutnya, penandaan tersebut bukan sekadar penataan visual, tetapi menjadi bagian dari komitmen kesiapan fasilitas di RPH Unit Tambak Osowilangun agar pelayanan kepada mitra jagal berjalan optimal saat operasional penuh diberlakukan. “Hal ini merupakan komitmen RPH Kota Surabaya untuk mempersiapkan lokasi RPH Unit Tambak Osowilangon dalam melayani mitra jagal,” ujarnya.
Langkah ini selaras dengan rencana operasional yang sebelumnya disampaikan oleh Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar A. Isnugroho. Ia menegaskan bahwa setelah Idul Fitri, seluruh aktivitas pemotongan akan diarahkan bertahap menuju pemanfaatan penuh Unit TOW. Sementara hingga akhir Ramadan, mitra jagal masih dapat memanfaatkan fasilitas di RPH Pegirian.
Fajar juga menjelaskan bahwa sejak dibuka pada pertengahan Januari kemarin, operasional RPH unit TOW sudah dimanfaatkan beberapa kali untuk pemotongan sapi milik RPH sendiri. Pemanfaatan TOW ini sambil melakukan evaluasi menyeluruh berbagai fasilitas operasional, mulai kandang penampungan, area pemotongan, instalasi pengolahan air limbah, sistem pencacahan, sistem kelistrikan hingga penggunaan air.
Dengan persiapan teknis dan penataan sarana prasarana yang terus dilakukan, manajemen optimistis operasional penuh Unit TOW pasca Idul Fitri dapat berjalan efektif sekaligus meningkatkan standar layanan pemotongan hewan di Kota Surabaya.(ant)
