More
    BerandaUncategorizedPeternakan Kambing Lereng Gunung Wilis Jadi Model Harmoni Ekonomi dan Konservasi

    Peternakan Kambing Lereng Gunung Wilis Jadi Model Harmoni Ekonomi dan Konservasi

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 7 Maret 2025 | Draft Rakyat Newsroom –  Di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Kare, Kabupaten Madiun, upaya pelestarian lingkungan berpadu dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kelompok Tani Hutan (KTH) Tanjawi, yang berada di zona penyangga Cagar Alam Gunung Sigogor, membuktikan bahwa ekonomi dan konservasi dapat berjalan beriringan. 

    Didukung oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) sejak 2024, KTH Tanjawi memulai program peternakan kambing dengan modal enam ekor ternak. Kini, delapan bulan berselang, jumlahnya melonjak menjadi 14 ekor, sekaligus menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian warga. 

    Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur, Nur Patria, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. “Kami ingin mendorong masyarakat agar semakin mandiri secara ekonomi tanpa harus merusak hutan. Program ini menunjukkan bahwa kesejahteraan dan konservasi bisa berjalan bersama,” ujarnya, Jumat (7/3/2025). 

    Selain menekan ketergantungan terhadap hasil hutan, peternakan ini juga menjadi model ketahanan pangan berkelanjutan. Dengan bantuan mesin pencacah rumput, KTH Tanjawi mampu mengelola pakan silase sehingga ketersediaan makanan ternak tetap terjaga sepanjang musim. 

    Keberhasilan ini membangkitkan harapan baru bagi masyarakat sekitar. Mereka bertekad memperluas usaha dan tetap menjaga keseimbangan antara eksploitasi sumber daya dan pelestarian alam. “Kami ingin menjadi peternak mandiri yang tetap peduli pada kelestarian hutan,” kata salah satu anggota KTH. 

    Di tengah tantangan perubahan iklim dan tekanan terhadap kawasan konservasi, program berbasis masyarakat seperti ini membuktikan bahwa solusi lokal bisa berdampak besar. Sebab, menjaga hutan bukan sekadar melindungi pepohonan, tetapi juga menciptakan ekosistem di mana manusia dan alam dapat hidup berdampingan. (jal)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru