More
    BerandaUncategorizedProf Rhenald Kasali Ajak Wisudawan Untag Tangguh di Era Digital

    Prof Rhenald Kasali Ajak Wisudawan Untag Tangguh di Era Digital

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 24 Februari 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Akademisi sekaligus praktisi bisnis, Prof Rhenald Kasali PhD, menyoroti tantangan besar yang dihadapi dunia industri saat ini. Saat menghadiri Wisuda Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya ke-130.  ia menegaskan pentingnya mental tangguh bagi generasi muda di tengah perubahan global yang semakin cepat.

    Dalam acara tersebut, Prof Rhenald menekankan bahwa dunia kerja terus bertransformasi akibat efisiensi yang terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Ia mengingatkan bahwa generasi muda harus memiliki keberanian, kreativitas, serta pemahaman tentang algoritma digital agar tetap relevan di era industri modern.

    “Hari ini kita hidup di dunia yang sangat berbeda. Pemimpin harus memiliki keberanian dan visi yang kuat. Efisiensi terjadi di seluruh dunia, mulai dari Inggris, Jerman, China, dan Singapura. Generasi muda harus disiapkan untuk menghadapi tantangan ini, baik di dalam maupun di luar negeri,” ujarnya, dalam keterangan Untag, Senin (24/2/2025).

    Prof Rhenald juga memaparkan bahwa beberapa industri di Indonesia tengah mengalami penurunan drastis. Ia mencatat setidaknya ada sepuluh sektor industri yang saat ini berada dalam kondisi “sakit”, diantaranya adalah industri otomotif, perbankan, asuransi dan tekstil. “Industri otomotif, yang mengalami tantangan akibat insentif besar bagi mobil listrik, sementara kendaraan konvensional dikenakan pajak barang mewah, Industri perbankan, yang banyak menutup kantor cabangnya akibat digitalisasi layanan keuangan,”ujarnya. 

    Sementara itu, menurutnya bidang asuransi, yang menghadapi penurunan kepercayaan serta perubahan regulasi, properti, yang mengalami stagnasi akibat daya beli yang melemah dan tekstil, dengan sekitar 60 perusahaan melakukan PHK terhadap 250 ribu pegawai.

    Ia menambahkan, situasi ini menjadi peringatan bagi generasi muda agar lebih adaptif dan inovatif dalam menghadapi dunia kerja yang terus berubah. Sebagai solusi, Prof Rhenald menekankan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya harus membekali mahasiswa dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk mental yang tangguh.”Ketangguhan tidak bisa diajarkan di kelas, tetapi harus diasah dengan pengalaman nyata,” tegasnya.

    Ia pun menyarankan metode pembelajaran yang lebih menantang, seperti mengirim mahasiswa ke luar negeri dengan dana terbatas agar mereka belajar bertahan dan beradaptasi. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Gen Z dan generasi milenial dalam dunia kerja. “Banyak perusahaan yang enggan menerima Gen Z karena dianggap kurang disiplin. Namun, kita tidak bisa menghindari kehadiran mereka. Mereka harus dilatih mentalnya agar siap menghadapi dunia kerja,” tambahnya.

    Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho, mengatakan bahwa pihaknya mengusung tema “Tangguh Patriotku, Gemilang Indonesia” dalam wisuda kali ini. Dengan menghadirkan Prof Rhenald sebagai pembicara, diharapkan para lulusan dapat menghadapi masa depan dengan kesiapan dan mental baja.

    Untuk menyiapkan lulusan yang kompetitif di era digital, Untag Surabaya telah membuka program studi baru, seperti Kedokteran, Profesi Dokter, serta Artificial Intelligence dan Robotics (AIRO). “Kami terus berusaha memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Jadilah patriot yang membawa perubahan, menerangi sekelilingnya, dan membanggakan Indonesia,” pungkasnya.(mad)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru