More
    BerandaUncategorizedRiyayan Bersama Gubernur Khofifah, Momentum Pererat Persaudaraan Warga Jatim

    Riyayan Bersama Gubernur Khofifah, Momentum Pererat Persaudaraan Warga Jatim

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 24 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Antusiasme masyarakat untuk bersilaturahmi dengan Khofifah Indar Parawansa pada hari terakhir riyayan Idul Fitri 1447 Hijriah tetap tinggi. Sejak pagi, ribuan warga memadati kediaman Gubernur Jawa Timur yang berada di kawasan Jemursari, Surabaya, Senin (23/3/2026).

    Warga terlihat bahagia dapat bertatap muka langsung dengan orang nomor satu di Jawa Timur tersebut. Momen ini juga menjadi cerminan kuatnya semangat kebersamaan antara pemimpin dan masyarakat dalam membangun daerah.

    Masyarakat dari berbagai kalangan tampak tertib mengantre untuk bersalaman dengan Gubernur Khofifah. Banyak di antaranya datang bersama keluarga dan anak-anak untuk menikmati suasana hangat Lebaran. Sejumlah anak bahkan turut memeriahkan suasana dengan menyumbangkan lagu di hadapan para hadirin.

    Dengan ramah, Khofifah menyapa warga satu per satu. Ia juga melayani permintaan swafoto sebagai wujud kedekatan dengan masyarakat yang ingin mengabadikan momen istimewa tersebut.

    Kepada setiap warga yang hadir, Khofifah menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus selamat Hari Raya Idul Fitri.

    “Matur suwun atas kehadirannya, selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.

    Selain bersilaturahmi, warga juga menikmati berbagai hidangan yang disediakan pelaku UMKM dan pedagang kaki lima. Beragam menu disajikan, mulai dari soto ayam, tahu campur, bakso, mi ayam hingga nasi goreng.

    Khofifah menjelaskan, makanan yang tersedia berasal dari para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima yang sehari-hari berjualan di sekitar Jemursari. Momentum ini sekaligus menjadi ajang membantu meningkatkan penjualan mereka.

    “Selain bersilaturahmi, kegiatan ini juga untuk ikut menggerakkan ekonomi warga dengan membeli dagangan mereka,” ujarnya.

    Ia menegaskan, riyayan yang digelar di kediaman pribadinya bertujuan mempererat persaudaraan dan memperkuat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat.

    “Dengan bersalaman langsung, insyaallah ikatan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat,” tegasnya.

    Menurutnya, tradisi tersebut juga menjadi sarana membangun kebersamaan serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

    Suasana riyayan pun berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Warga tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga merasakan kedekatan langsung dengan pemimpinnya.

    Salah satu warga, Andiah asal Bendul Merisi, Surabaya, mengaku baru pertama kali mengikuti riyayan di kediaman Gubernur Jawa Timur. Ia datang setelah kembali dari kampung halaman.

    Bersama para tetangganya, Andiah berangkat menuju rumah dinas Gubernur Khofifah untuk bersilaturahmi.

    “Alhamdulillah, saya ikut tetangga untuk bersilaturahmi ke rumah Ibu Gubernur. Semoga tahun depan bisa datang lagi,” ucapnya penuh kegembiraan.

    Hal senada disampaikan Ida, warga Tambaksari, Surabaya. Ia sengaja datang bersama suami dan anaknya untuk merayakan Lebaran sekaligus bersilaturahmi dengan Gubernur Jawa Timur.

    “Saya sempat mendengar acara serupa juga digelar di Grahadi. Namun karena masih mudik, hari ini kami baru bisa datang. Senang sekali, meski ramai tetap tertib. Alhamdulillah juga mendapat sangu dan bingkisan dari Ibu Khofifah,” katanya.

    Ia berharap tradisi riyayan bersama Gubernur Jawa Timur dapat terus dilaksanakan setiap tahun.

    “Kami senang bisa bertemu langsung dan bersalaman dengan beliau,” pungkasnya.(die)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru