Jakarta 31 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Menjelang bergulirnya kejuaraan Piala AFF Futsal 2026 di Thailand pada pekan depan, Tim Nasional Futsal Indonesia terus mematangkan persiapan melalui Pemusatan Latihan (Training Camp/TC) intensif di Jakarta. Lebih dari sekadar persiapan regional, Federasi Futsal Indonesia (FFI) menegaskan bahwa ajang ini merupakan pijakan awal dari peta jalan strategis jangka panjang menuju target utama: menembus Piala Dunia Futsal 2028.
Ketua Umum FFI, Michael Victor Sianipar, dalam konferensi pers yang digelar hari ini di Jakarta, memaparkan visi besar federasi yang kini menatap jauh ke depan.
“Setiap langkah, setiap progres, setiap perjuangan Timnas itu adalah untuk suatu langkah yang lebih jauh lagi. Dan berikutnya adalah memang yang kita tatap, Piala Dunia. Kami dari federasi dan tim kepelatihan tidak cepat puas dengan pencapaian-pencapaian sebelumnya. Kami paham masih ada langkah besar di depan,” tegas Michael.
Sebagai wujud keseriusan untuk mendukung visi besar tersebut dan memperkuat manajerial skuad Garuda, FFI pun telah membentuk Badan Tim Nasional yang dipimpin oleh Andri Paranoan sebagai co-Head. Melalui sinergi kepengurusan ini, FFI telah menyusun agenda uji coba internasional yang sangat agresif guna merealisasikan target tampil kompetitif di kancah dunia.
Usai gelaran Piala AFF di Thailand, Timnas Futsal Senior diagendakan bertolak ke Spanyol pada bulan Agustus untuk melaksanakan TC dan melakoni laga uji coba melawan klub-klub liga utama Spanyol, termasuk klub raksasa Palma Futsal.
Tak berhenti di situ, eksistensi futsal Indonesia makin diakui dunia dengan kepastian partisipasi skuad Garuda di turnamen internasional di Brasil pada bulan Oktober mendatang.
”Harapannya selama satu tahun hingga dua tahun ke depan menuju Piala Dunia, kita terus mencari kesempatan melawan top 10 futsal di dunia. Baik itu Brasil, Spanyol, Portugal, maupun Prancis. Tujuannya supaya kita akan lebih terbiasa menghadapi permainan-permainan yang kuat dan pertandingan yang keras menuju Piala Dunia,” tambah Michael. Lebih lanjut, FFI juga mengonfirmasi bahwa kesepakatan untuk mendatangkan Timnas Brasil ke Indonesia pada awal tahun depan sudah mencapai 99 persen.
Fokus Kuat pada Regenerasi dan Talent Detection
Selain memperkuat tim senior, FFI juga menyadari bahwa fondasi masa depan ada pada pembinaan usia muda. Sebuah pencapaian membanggakan turut diumumkan: Timnas Futsal U-17 mendapat undangan khusus untuk berlaga di turnamen elit di Spanyol pada bulan Juli mendatang. Turnamen ini hanya diikuti enam negara kuat, yakni Brasil, Portugal, Spanyol, Prancis, Maroko, dan Indonesia sebagai satu-satunya perwakilan dari Asia.
”Membangun timnas yang kuat itu bukan hanya timnas senior yang sudah ada sekarang. Regenerasi sangat penting. Oleh karena itu, pasca-AFF nanti, tim kepelatihan akan turun ke daerah-daerah untuk melakukan talent detection secara langsung,” ungkap Michael.
FFI juga mengimbau seluruh Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) dan Asosiasi Futsal Kota (AFK) untuk memperkuat ekosistem kompetisi kelompok usia di daerah masing-masing. Sebagai muara pembinaan, FFI akan menyelenggarakan Piala FFI U-20 pada bulan Oktober tahun ini.
Sementara itu, untuk persiapan jangka pendek di Jakarta, Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Coach Hector, tengah memfokuskan skuad pada pematangan taktik dan fisik. Coach Hector juga terus mengeksplorasi kedalaman tim dengan memantau talenta-talenta potensial dari liga domestik yang sedang berjalan.
Timnas Futsal Indonesia memohon doa dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat, serta kolaborasi dari seluruh ekosistem futsal di Tanah Air, agar langkah skuad Garuda di Piala AFF Futsal 2026 berjalan lancar dan peta jalan menuju Piala Dunia 2028 dapat terwujud nyata.
Federasi Futsal Indonesia adalah badan pengatur resmi olahraga futsal di Indonesia yang berkomitmen untuk memajukan prestasi futsal nasional di kancah global, mulai dari pembinaan usia dini hingga kejuaraan tingkat dunia.(ian)
