Surabaya 29 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi berdaya saing global. Berdasarkan rilis QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026 pada Kamis (26/3/2026), UNAIR menunjukkan tren positif dengan capaian konsisten di berbagai bidang ilmu strategis.
Pemeringkatan QS WUR by Subject merupakan salah satu acuan global paling komprehensif yang mengevaluasi perguruan tinggi berdasarkan lebih dari 50 bidang ilmu dalam lima klaster utama. Yakni Arts & Humanities, Engineering & Technology, Life Sciences & Medicine, Natural Sciences, serta Social Sciences & Management. Pemeringkatan ini dirancang untuk membantu mahasiswa dan pemangku kepentingan memahami kekuatan spesifik suatu institusi pada bidang tertentu.
Dalam metodologinya, QS menggunakan indikator utama berupa academic reputation dan employer reputation yang dihimpun dari survei global akademisi dan industri. Selain itu, kualitas riset diukur melalui citations per paper dan H-index, yang bersumber dari basis data ilmiah internasional seperti Scopus. Pada level bidang besar, QS juga mempertimbangkan jejaring kolaborasi riset internasional (International Research Network).
Tiga Fakultas Unggulan, Nomor 1 di Indonesia
Dalam QS WUR edisi 2026, UNAIR berhasil menempatkan tiga fakultas sebagai yang terbaik nomor 1 di Indonesia sekaligus kompetitif di level dunia:
- Veterinary Science (Fakultas Kedokteran Hewan): peringkat 51–100 dunia (peringkat 1 nasional)
- Dentistry (Fakultas Kedokteran Gigi): peringkat 51–100 dunia (peringkat 1 nasional)
- Pharmacy & Pharmacology (Fakultas Farmasi): peringkat 251–300 dunia (peringkat 1 nasional)
Capaian ini mempertegas posisi UNAIR sebagai salah satu pusat unggulan pendidikan dan riset di bidang kesehatan, baik di tingkat nasional maupun global.
Kinerja Kuat di Berbagai Bidang Ilmu
Tak hanya unggul pada tiga bidang yang menempati peringkat 1 nasional, Universitas Airlangga juga menunjukkan kekuatan yang merata di berbagai disiplin ilmu. Dari 20 bidang yang masuk dalam pemeringkatan, sebanyak 16 bidang berhasil menembus Top 500 dunia, dengan mayoritas berada di jajaran Terbaik 5 nasional.
Pada kelompok peringkat 2 nasional, UNAIR mencatatkan performa kuat melalui bidang Medicine, Chemistry, Accounting & Finance, Economics & Econometrics, serta Law. Sementara itu, pada peringkat 3 nasional, sejumlah bidang juga menunjukkan daya saing global, di antaranya English Language & Literature, Modern Languages, Biological Sciences, Mathematics, Anthropology, Politics & International Studies, serta Sociology.
Tidak hanya itu, bidang Business & Management Studies menempati peringkat 4 nasional, diikuti oleh Physics & Astronomy dan Chemical Engineering pada peringkat 5 nasional. Adapun Computer Science & Information Systems serta Agriculture & Forestry berada pada peringkat 6 nasional. Capaian ini mencerminkan kekuatan multidisipliner di seluruh fakultas di UNAIR yang terus berkembang dan mampu bersaing secara global.
Konsistensi di Level Broad Subject
Pada level klaster keilmuan besar (broad subject), performa UNAIR juga menunjukkan tren yang konsisten dan kompetitif. Bidang Life Sciences & Medicine menempati peringkat 2 nasional, disusul Social Sciences & Management di posisi 3 nasional. Sementara itu, Arts & Humanities berada pada peringkat 4 nasional, dan Engineering & Technology pada rentang 5 nasional.
Konsistensi ini menegaskan bahwa UNAIR tidak hanya unggul pada bidang-bidang tertentu, tetapi juga memiliki fondasi akademik yang kuat dan seimbang di berbagai rumpun keilmuan di semua fakultasnya.
Lebih dari Sekadar Angka
Rektor UNAIR, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
“Peringkat ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan konsistensi UNAIR dalam membangun reputasi global dan menghasilkan riset berdampak. Kami terus mendorong publikasi bereputasi, kolaborasi internasional, inovasi, serta peningkatan kualitas lulusan,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan reputasi akademik, kepercayaan industri, serta dampak riset menjadi fondasi utama dalam membawa UNAIR semakin diperhitungkan di tingkat dunia.
Dengan capaian ini, UNAIR semakin optimistis dalam memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi kelas dunia. Melalui pengembangan riset multidisipliner, kolaborasi global, serta kontribusi nyata bagi masyarakat, UNAIR terus berkomitmen menghadirkan dampak yang lebih luas—baik di tingkat nasional maupun internasional.(naf)
