More
    BerandaUncategorizedUNAIR Lepas Relawan WANALA dan APS Pulihkan Daerah Terdampak Bencana di Aceh

    UNAIR Lepas Relawan WANALA dan APS Pulihkan Daerah Terdampak Bencana di Aceh

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 1 Januari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Tiga mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) turut ambil peran dalam pemulihan daerah terdampak bencana di Aceh Utara. Mereka yang tergabung dalam UKM WANALA dan Airlangga Photography Society (APS) itu bertolak ke lokasi terdampak banjir bandang dan tanah longsor pada Senin (29/12/2025). Ketiganya terdiri dari Julio Gitra Setiawan dan Dhea Arda Noor Syamsu dari UKM WANALA, dan Daffa Brani Achmad Maulana dari UKM APS.

    Kepedulian dan Komitmen

    Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB), Prof Hery Purnobasuki MSi PhD secara simbolis melepas keberangkatan ketiga mahasiswa tersebut. Ia menuturkan bahwa keterlibatan mahasiswa UNAIR ini menjadi bukti kepedulian dan komitmen dalam membantu masyarakat terdampak.

    “Artinya dengan niat yang tulus membantu masyarakat di sana, sekecil apa pun yang kita berikan menunjukkan bahwa civitas kita memiliki kepedulian dan komitmen membantu. Sekecil apa pun itu, bantuan fisik, material, bahkan doa sekalipun,” ujarnya.

    Guru Besar FST itu juga mengingatkan bahwa mahasiswa UNAIR harus bisa beradaptasi dengan kondisi di lokasi terdampak. Mengingat, kondisi di sana hingga saat ini masih belum pulih. “Kita sebagai tamu, harus bisa memosisikan diri sebagaimana mestinya, harus ikut beradaptasi. Di sana yang kita hadapi tidak hanya alam tetapi juga manusia. Kita datang dengan kebaikan, pulang juga dengan kebaikan,” imbuhnya.

    Bukan Kali Pertama

    Sementara itu, Pembina UKM WANALA Nur Aini Hidayati SE MSi PhD menuturkan bahwa ini bukanlah kali pertama UKM WANALA menerjunkan anggotanya sebagai relawan bencana. Oleh karena itu, sejak awal terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatra ini, mereka berinisiatif untuk ambil peran dan terjun langsung.

    “WANALA itu sebenarnya sudah biasa, ya. Setiap ada bencana, kami selalu berangkat. Misalnya saat gempa di Lombok, Palu, dan lain sebagainya, itu kami berangkat semua, “ katanya.

    Dosen FEB itu menambahkan bahwa nantinya ketiga mahasiswa tersebut akan terjun langsung di Aceh Utara, tepatnya di Lhokseumawe. Di sana, mereka nantinya akan tergabung dengan para relawan lainnya untuk membantu pemulihan daerah pascabencana.

    “Semoga mereka berangkat selamat, pulang selamat, dan bisa memberikan manfaat di sana, bisa membantu walaupun sedikit. Karena ini merupakan upaya lanjutan juga, apa yang sudah dilakukan UNAIR, kita meneruskan kebaikan itu,” pungkasnya.(naf)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru