Pasuruan 5 Februari 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Karya (UPT RSBK) Pasuruan Dinas Sosial Jawa Timur kembali menerima kegiatan Bhakti Sosial dari RSUD Bangil Pasuruan, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menandai pelaksanaan keempat Bhakti Sosial RSUD Bangil di UPT RSBK Pasuruan sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam peningkatan layanan kesehatan bagi Penerima Manfaat (PM).
Mewakili Kepala UPT RSBK Pasuruan, Kepala Seksi Pelayanan Sosial UPT RSBK Pasuruan, Mulyono, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas konsistensi RSUD Bangil dalam mendukung pemenuhan kebutuhan kesehatan PM. Ia menilai kolaborasi tersebut memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan rehabilitasi sosial.
Dalam kegiatan tersebut, tim Bhakti Sosial RSUD Bangil Pasuruan yang diketuai dr. Buih Amartiwi, Sp.KK., memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum kepada seluruh PM. Pemeriksaan dilakukan secara bergiliran oleh tenaga kesehatan, disertai dengan edukasi dan sosialisasi kesehatan.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi Gerakan Cuci Tangan sebagai upaya pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat. Para PM tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga mempraktikkan secara langsung tata cara cuci tangan yang benar, mengingat aktivitas mereka yang banyak dilakukan di luar ruangan dan sektor usaha kecil.
Aspek kesehatan gigi dan mulut turut menjadi perhatian dalam Bhakti Sosial ini. Para PM tampak antusias mengikuti pemeriksaan serta sosialisasi kesehatan gigi dan mulut yang diberikan oleh tim medis RSUD Bangil Pasuruan.
Kegiatan Bhakti Sosial ditutup dengan makan bersama, yang semakin mempererat kebersamaan antara Penerima Manfaat, petugas UPT RSBK Pasuruan, dan tim RSUD Bangil Pasuruan.
Kepala UPT RSBK Pasuruan, Rachmat Arif, S.Sos., M.M., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Bhakti Sosial ini merupakan wujud sinergi yang positif antarinstansi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan sosial.
“Kolaborasi ini sangat kami apresiasi. Para Penerima Manfaat membutuhkan edukasi dan layanan kesehatan secara berkelanjutan. Kegiatan Bhakti Sosial yang telah berlangsung selama empat tahun ini selalu disambut antusias oleh PM,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rachmat Arif berharap kerja sama antara UPT RSBK Pasuruan dan RSUD Bangil Pasuruan dapat terus terjalin, mengingat RSUD Bangil juga menjadi rumah sakit rujukan bagi Penerima Manfaat dalam memperoleh layanan kesehatan lanjutan.(san)
