Surabaya 9 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) merumuskan langkah strategis organisasi melalui Rapat Kerja (Raker) yang digelar di Auditorium Lantai 11 Gedung Rektorat, Kampus 2 Lidah Wetan, pada Rabu, 8 April 2026. Mengusung tajuk “Gae Raker: Gerak Bareng, Bersinergi dalam Gagasan, Bergerak dalam Kebersamaan”, agenda ini menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk berkontribusi nyata bagi almamater.
Ketua BEM Unesa, Birbik Arya Fairuzzamani menjelaskan bahwa periode kali ini membawa visi besar “Eskalasi Nyata untuk Unesa Berbudaya”. Nama Kabinet Katulistiwa dipilih sebagai simbol kemajemukan mahasiswa Unesa yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang keilmuan, namun tetap menyatu dalam satu garis perjuangan.
“Kabinet Katulistiwa mencerminkan pluralitas kita. Meski heterogen, BEM Unesa harus menjadi episentrum advokasi yang merangkul seluruh elemen mahasiswa. Setiap program kerja yang kami bentuk bukan sekadar wacana, melainkan hasil evaluasi dan audiensi mendalam untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni, Martadi dalam arahannya menekankan bahwa BEM memiliki peran krusial sebagai mitra strategis universitas. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan (trust) publik, mengingat saat ini animo masyarakat terhadap Unesa sedang berada di puncak tertinggi.
“Kepercayaan masyarakat luar biasa, terbukti dengan melonjaknya pendaftar yang mencapai 53 ribu orang tahun ini. BEM harus ikut menjaga citra positif ini dengan memberikan pelayanan terbaik dan bekerja secara optimal,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa peran serta fungsi BEM dan birokrasi kampus bukanlah posisi yang saling berhadapan, melainkan berjalan berdampingan sebagai ujung tombak kemajuan institusi untuk membawa dampak bagi civitas dan masyarakat.
Sinergi ini sangat dibutuhkan, terutama dalam mengawal program prioritas seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), peningkatan prestasi, hingga sosialisasi kebijakan akademik agar mahasiswa mampu lulus tepat waktu.
Fokus Dampak dan Pengabdian
Di bawah bendera Kabinet Katulistiwa, BEM Unesa berkomitmen memberlakukan skala prioritas agar program kerja tetap memberikan dampak langsung meskipun di tengah keterbatasan anggaran. Selain penguatan internal, fokus pengabdian kepada masyarakat luas juga menjadi prioritas sebagai implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi.
“Seluruh upaya kolaboratif ini bermuara pada satu tujuan besar: memastikan mahasiswa Unesa mendapatkan jalur karier terbaik dan tumbuh menjadi individu unggul yang siap memimpin Indonesia di masa depan,” pungkasnya.
Raker ini diakhiri dengan tekad bersama untuk menjadikan BEM Unesa sebagai wadah yang tidak hanya kreatif secara gagasan, tetapi juga tangkas dalam bergerak memberikan solusi bagi mahasiswa dan masyarakat. (her)
