More
    BerandaUncategorizedWirausaha dan Penanganan QLC Jadi Fokus Kolaborasi HIPMI PT-KIPAN Gresik untuk Pemberdayaan...

    Wirausaha dan Penanganan QLC Jadi Fokus Kolaborasi HIPMI PT-KIPAN Gresik untuk Pemberdayaan Pemuda

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 16 Desember 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Semangat kolaborasi untuk pemberdayaan pemuda Gresik digelorakan melalui kegiatan youth empowerment bertajuk “Muda Berdaya, Bergaya dalam Berkarya.” Acara ini merupakan aksi nyata kolaborasi antara Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Gresik dengan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Kabupaten Gresik.

    Kegiatan sosial ini bertujuan memberikan wawasan kewirausahaan dan pengenalan diri yang mendalam bagi pelajar, sebagai upaya preventif agar pemuda dapat berdaya dan terhindar dari penyalahgunaan Narkoba.

    Kolaborasi Strategis dan Peserta Antusias
    Acara yang dilaksanakan di Bangsal SMA Semen Gresik ini mendapat sambutan positif. Kepala SMA Semen Gresik, Choirul Fauzi, M.Pd, turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif pemberdayaan ini.

    Perwakilan dari HIPMI PT Gresik Rupanurani Rumi dan Koordinator KIPAN Gresik, Tri Juli Yansyah, S.Pd, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk komitmen organisasi pemuda dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan potensi generasi muda.

    “Kami percaya, dengan membekali pemuda wawasan yang tepat—terutama dalam berwirausaha dan memahami dirinya sendiri—kita memberikan benteng terkuat bagi mereka untuk menjadi produktif dan menjauhi hal-hal negatif seperti Narkoba. Mereka adalah aset, dan mereka harus berdaya,” ujar Tri Juli Yansyah.

    “Muda Berdaya, Bergaya dalam Berkarya” menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, memberikan materi yang relevan dengan tantangan yang dihadapi pemuda UnTuk Motivasi Kewirausahaan,Sesi pertama diisi oleh Mohammad Ali Sayfudin dari Asik.creative. Beliau memaparkan motivasi dan langkah praktis kewirausahaan bagi pemuda. Para peserta diajak untuk tidak takut memulai usaha sejak dini dan memanfaatkan kreativitas sebagai modal utama.

    Di sesi kedua yakni dengan tema Mengenal Quarter Life Crisis (QLC) yang membahas isu psikologis yang sering dialami pemuda. Ima Fitri Sholichah, S.Psi., MA, dosen psikologi dari Universitas Muhammadiyah Gresik, menyampaikan materi mengenai quarter life crisis bagi pemuda SMA. Sesi ini sangat penting untuk membantu pelajar memahami proses pencarian identitas, mengelola tekanan, dan menyalurkan kegelisahan menjadi energi positif untuk berkarya.

    Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan, menciptakan gelombang pemuda-pemudi Gresik yang tidak hanya bergaya dalam penampilan, namun juga produktif dan berdaya dalam berkarya.(tri)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru