More
    BerandaUncategorizedWorkshop Kompos Muda di Jepara: Langkah Nyata Menghadapi Krisis Lingkungan dan Sampah

    Workshop Kompos Muda di Jepara: Langkah Nyata Menghadapi Krisis Lingkungan dan Sampah

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Surabaya 4 Desember 2024 | Draft Rakyat Newsroom – Jepara Green Generation, sebuah organisasi pemuda yang berfokus pada isu lingkungan, berhasil menggelar workshop bertajuk “Kompos Muda” di Balai Desa Tahunan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemimpin Muda Untuk Iklim 4 yang diselenggarakan oleh Plan Indonesia bersama Teens Go Green Indonesia. Workshop ini menandai langkah konkret pemuda Jepara dalam menghadapi masalah krisis iklim dan pengelolaan sampah organik.

    Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Teens Go Green dan peserta lainnya, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan. Program “Kompos Muda” ini fokus pada pelatihan generasi muda agar mereka bisa menjadi pelatih kompos dan menyebarkan pengetahuan tersebut ke masyarakat sekitar.

    Ketua Panitia, Hisyam, dalam sambutannya menyatakan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk menangani krisis iklim yang semakin mendesak, khususnya terkait dengan sampah organik yang menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA). “Melalui pengkaderan pemuda dalam Jepara Green Generation, kami ingin mengubah pola pikir masyarakat tentang pengelolaan sampah organik, serta mempopulerkan komposting di kalangan anak muda,” ungkap Hisyam.

    Faris, Ketua Jepara Green Generation, menambahkan bahwa tujuan dari “Kompos Muda” adalah untuk memperkenalkan kebiasaan mengompos kepada anak muda, yang tidak hanya mengurangi sampah organik di TPA, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

    Sabrina, dalam pemaparannya, menjelaskan tentang Urban Nexus, sebuah program ketahanan dan kemanusiaan yang mendukung pemuda dalam menghadapi perubahan iklim. “Teens Go Green Indonesia berkomitmen untuk mendorong kepemimpinan pemuda dalam aksi-aksi lingkungan, dan kami berharap melalui program ini, pemuda Indonesia dapat berperan lebih besar dalam mewujudkan keadilan iklim dan lingkungan,” ujar Sabrina.

    Dalam sesi materi, Arum, salah satu fungsionaris Jepara Green Generation, memberikan penjelasan tentang cara mengelola sampah organik dan teknik pembuatan kompos yang efektif. Ia menekankan pentingnya pemilihan bahan yang tepat serta teknik perbandingan bahan agar proses pengomposan berjalan dengan baik.

    Hana, alumni program Pemimpin Muda Untuk Iklim 2, turut berbagi pengalamannya dalam mengompos. Sejak tahun 2021, Hana telah mempraktikkan pengomposan di rumahnya dan merasakan manfaatnya, baik dari segi kebersihan rumah maupun kesuburan tanah. “Komposting adalah solusi sederhana yang bisa kita terapkan di rumah untuk mengurangi sampah dan menjaga keberlanjutan lingkungan,” ungkap Hana.

    Workshop ini ditutup dengan pembagian paket komposter kepada peserta dan sesi foto bersama. Panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Dengan kegiatan seperti ini, Jepara Green Generation berharap dapat terus mendorong generasi muda untuk aktif dalam pelestarian lingkungan dan menghadapi krisis iklim yang semakin nyata. (nis)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru