Surabaya 22 Nopember 2025 | Draft Rakyat Newsroom – Inkanas Jawa Timur memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan karate dengan menggelar Gashuku dan ujian kenaikan tingkat berskala besar di Kota Batu. Kegiatan berlangsung selama empat hari ini diikuti sekitar 500 karateka dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur dan menjadi salah satu agenda pembinaan terbesar Inkanas di tingkat Provinsi..
Gashuku ini dipusatkan di Hotel Nirwana, Kota Batu, dan dibuka oleh Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol M. Sholeh yang mewakili Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono, selaku Ketua Umum Inkanas Cabang Kota Malang.
Sholeh menegaskan bahwa Gashuku ini merupakan upaya strategis untuk menyamakan standar kemampuan teknis, etika, dan mental karateka di seluruh Jawa Timur.

Gashuku dipimpin langsung oleh instruktur berpengalaman serta Majelis Tinggi Dewan Guru Inkanas Ka Dewan Guru INKANAS Shihan Bagus Ellan Baggassari, wakil Majlis tinggi dewan Guru INKANAS Shihan Ja’far Jantang, Sensei Acu, Sensei Yeni, Sensei Totok, Sensei Alwi Husin, Materi latihan mencakup penguatan teknik dasar, penguasaan kata, aplikasi gerakan, hingga pemantapan etika karate yang menjadi fondasi karakter setiap karateka.
Sekretaris Dewan Guru INKANAS Shihan Syamsu Bahar atau dikenal juga dengan nama Syamsu Bahar alias Ancu Sabtu (22/11/2025) mengatakan Gashuku merupakan kegiatan rutin tiap tahun di adakan perzona seluruh menyelesaikan hari ke tiga ini dengan gashuku dan dan hari terakhir minggu meruapakan ujian kenaikan tingkat

Tidak hanya itu, para peserta juga mengikuti ujian kenaikan tingkat sabuk hitam untuk level DAN 1 hingga DAN 3. Ujian tersebut dirancang untuk menguji kapasitas teknis maupun kesiapan mental peserta dalam menghadapi tingkat keahlian yang lebih tinggi. Penilaian dilakukan secara ketat untuk memastikan bahwa kualitas karateka yang naik tingkat tetap terjaga dan memenuhi standar nasional Inkanas.
Dalam jangka panjang, Inkanas menargetkan kegiatan ini dapat melahirkan karateka-karateka yang mampu bersaing dalam berbagai kejuaraan regional maupun nasional. Selain itu, Gashuku juga menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas sumber daya pelatih serta atlet di daerah.
Inkanas Jawa Timur berharap, melalui penyelenggaraan rutin dan terstruktur, kegiatan Gashuku dapat menjadi pilar utama dalam mencetak karateka yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin tinggi, dan menjunjung etika yang menjadi ruh olahraga karate. (her)
