Surabaya 25 Maret 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (Dinsos Jatim) menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial menyeluruh kepada warga rentan. Melalui layanan Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus, Dinsos Jatim melakukan pendampingan penuh terhadap proses penanganan hingga pemulasaraan seorang warga terlantar yang meninggal dunia di RSUD Dr. Soetomo.
Warga bernama Andy Setiawan (43) sebelumnya ditemukan masyarakat dalam kondisi lemas di kawasan Jalan Kedinding, Surabaya. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Gerak Cepat (TGC) Kota Surabaya segera melakukan evakuasi dan merujuk yang bersangkutan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Selama menjalani perawatan di ruang isolasi penyakit menular, pasien mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur. Namun demikian, setelah melalui perawatan intensif, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada Senin dini hari (23/3/2026).
Berdasarkan hasil penelusuran petugas, almarhum diketahui tidak memiliki keluarga serta termasuk kategori warga terlantar yang hidup berpindah-pindah. Kondisi tersebut membuat proses penanganan pascakejadian memerlukan pendampingan khusus dari pemerintah.
Tim JSC Dinsos Jatim bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) setempat segera melakukan langkah-langkah penanganan administratif dan sosial. Proses tersebut meliputi pengurusan surat keterangan tidak memiliki keluarga, koordinasi pemakaman, hingga memastikan pemulasaraan jenazah dilaksanakan sesuai prosedur kesehatan.
Selain itu, barang-barang pribadi milik almarhum turut diamankan oleh petugas untuk mencegah kehilangan dan memastikan tertib administrasi.
Perwakilan JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim, Nursoleh, menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan seluruh warga memperoleh perlindungan sosial yang layak tanpa terkecuali.
“Pemerintah memastikan setiap warga, termasuk mereka yang terlantar dan tidak memiliki keluarga, tetap memperoleh penanganan yang layak dan bermartabat. Mulai dari proses perawatan hingga pemulasaraan, seluruhnya kami dampingi sebagai bentuk kehadiran negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antarinstansi serta kepedulian masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan warga rentan di wilayah perkotaan.
Ke depan, Dinsos Jatim terus memperkuat sistem respon cepat melalui Jatim Social Care guna memastikan perlindungan sosial dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga dalam kondisi darurat sosial.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial serta kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan layanan sosial yang responsif, terpadu, dan berkelanjutan.(nur)
