Bojonegoro 10 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah tempat di Kabupaten Bojonegoro, Jumat (10/4/2026).
Dalam kunjungannya, Menko Bidang Pangan hendak memastikan ketersediaan pangan serta mempercepat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Salah satunya tempat dikunjungi adalah Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Rosyid Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander. Menteri Zulkifli Hasan didampingi oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menuturkan bahwa ia mendapat tugas dari Presiden Republik Indonesia untuk memastikan pangan aman.
Tidak hanya itu, ketersediaan pupuk bagi para petani serta harga gabah yang telah ditentukan sebesar Rp 6.500 juga menjadi fokus utamanya.
Pada program lain yaitu makan bergizi gratis (MBG), ia menyebutkan perlu dipercepat bagi sekolah yang berbasis keagamaan. Juga program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) nantinya diutamakan bagi para petani, peternak dan nelayan dengan tujuan menciptakan ekonomi baru di wilayah masing-masing.
“Inilah yang ingin diperjuangkan okeh Presiden Prabowo. Memastikan programnya berjalan dengan baik karena untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Saya juga diminta untuk harga sembako tidak naik bahkan diminta harganya turun. Karena itu kami terjun keliling untuk memastikannya,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tindak lanjut dari kebijakan pusat terkait hemat energi, Kabupaten Bojonegoro telah melaksanakan seruan untuk bersepeda dan efisiensi anggaran.
Selain itu, lanjut Wabup, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah mencapai 412 desa dari 419 desa. Untuk 7 desa yang belum, masih terkendala masalah tanah yang akan dirampungkan pada bulan Juli ditargetkan 100% pembangunan.
Pemkab Bojonegoro juga melakukan pasar murah beberapa kali termasuk penyidakan tabung LPG serta mitigasi musim kemarau panjang.
“Mitigasi terhadap musim kemarau panjang akan mengusahakan para petani, bersama pak Irjen akan adanya solusi bantuan perpipaan masalah air dan pupuk,” tambah Wabup Nurul.
Dalam kesempatan sama, Pimpinan Ponpes Al-Rosyid K.H. Alamul Huda menyatakan sangat beruntung dan tersanjung dengan kehadiran dari Menko Bidang Pangan. Santri ponpes merupakan bagian dari penerus generasi Indonesia dalam menuju Generasi Emas 2045 mendatang.
“Kami berusaha dan berdoa untuk mengabdi dan berjuang untuk negeri. Kami juga merupakan penerima manfaat program pemerinta pusat yaitu MBG. Generasi Emas ini yang diharapkan akan muncul penerus sebagai presiden, menteri maupun kepala daerah,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan ke Ponpes Al-Aziz Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander dengan digelar bazar pasar murah (exo)
