Surabaya 13 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom – Lulusan Universitas Airlangga senantiasa menunjukkan kepemimpinan di tingkat nasional. Dr Dra Soerjantini Rahaju MA Psikolog, salah satu alumnus berprestasi dari program doktoral Psikologi UNAIR. Ia sukeses menamatkan studi S3 pada tahun 2020. Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (UBAYA). Ia secara resmi mengemban amanah tersebut untuk periode tahun 2023 hingga 2027 mendatang.
Kepemimpinan Organisasi dan Praktisi Klinis
Kepemimpinan Soerjantini diakui oleh asosiasi profesional psikologi di tingkat regional dan nasional. Contohnya pada Mei 2024, ia memimpin himpunan profesi di wilayah Jawa Timur. Ia dilantik sebagai Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Jatim pada periode 2024–2028. Selain itu, ia aktif sebagai Sekretaris di PT Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Psikologi Indonesia pada periode 2021–2025.
Sebagai seorang praktisi, ia memiliki keahlian yang mendalam pada bidang psikologi klinis. “Saya memfokuskan pelayanan pada isu psikologi perkawinan dan dinamika keluarga yang semakin kompleks di era modern, seperti memberikan pelayanan konseling melalui Pusat Konsultasi dan Layanan Psikologi (PKLP) UBAYA. Selain itu, dengan tersertifikasi sebagai konselor keluarga profesional, saya turut siap menangani berbagai permasalahan rumah tangga masa kini,” ujarnya.
Inovasi Riset untuk Generasi Muda
Soerjantini juga menunjukkan konsistensinya dalam meneliti dan merilis ragam riset pada rentang waktu tahun 2023-2024. Ia banyak mengkaji isu-isu modern yang dekat dengan realitas kehidupan generasi masa kini. Seperti penelitiannya pada tahun 2024 mengenai fenomena penggemar budaya K-Pop. Ia meneliti hubungan kualitas relasi orang tua dan anak terhadap perilaku celebrity worship. Selain itu, ia juga meneliti fenomena quarter-life crisis yang berkaitan dengan tingkat kesiapan menikah kaum dewasa muda. Hasil studinya diharapkan mampu menjadi rujukan penting bagi para konselor dalam mendampingi generasi Z di lapangan.
Harmonisasi Keluarga dan Kesejahteraan Berkelanjutan
Tak hanya itu, Soerjantini juga aktif meneliti tentang keharmonisan keluarga. Ia meneliti fenomena terkait commuter marriage atau Long Distance Marriage (LDM).
“Kondisi ini semakin marak terjadi akibat tuntutan karier dan tingginya mobilitas masyarakat urban. Peran saya sebagai akademisi UBAYA, berkontribusi besar dalam menyusun instrumen skala pengukur kualitas hidup keluarga versi Indonesia. Kehadiran instrumen lokal ini krusial untuk menghasilkan diagnosis yang sesuai dengan kultur masyarakat ketimuran,” ungkapnya. Kontribusi aktif Soerjantini mencerminkan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) global poin ke-3 tentang Good Health and Well-being, melalui layanannya pada ranah psikologi klinis dan penguatan mental keluarga. Komitmen dalam pengembangaan akademik keilmuan psikologi juga menyokong pencapaian SDGs poin ke-4 tentang Quality Education. Ia membuktikan bahwa lulusan UNAIR senantiasa menghadirkan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berkelanjutan.(far)
