Gresik 15 April 2026 | Draft Rakyat Newsroom –Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik terus memperkuat barisan dalam memerangi peredaran gelap narkotika di kalangan generasi muda. Pada Rabu (15/04/2026), BNNK Gresik menggelar kegiatan Pendidikan Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Gresik beserta Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M).
Kegiatan yang dihadiri oleh 10 anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Gresik dan 2 pendamping ini bertujuan mencetak agen perubahan yang tangguh di lingkungan sekolah dan komunitas.
Selain materi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba), para peserta mendapatkan pembekalan krusial mengenai Resiliensi (Resilience). Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk bangkit kembali dari tekanan, beradaptasi dengan perubahan, dan tetap bertahan di tengah kesulitan hidup tanpa terjerumus pada pelarian negatif seperti narkoba.
Terdapat tiga komponen utama resiliensi yang ditanamkan kepada para anggota Pramuka ini,Self-Regulation, yang merupakan Kemampuan mengelola emosi dan dorongan diri agar tetap tenang di bawah tekanan, lalu ada Assertiveness (Asertivitas) yakni Keberanian untuk mengekspresikan diri dan berkata “Tidak” terhadap ajakan penyalahgunaan narkoba dengan tegas namun tetap sopan dan terkait Reaching Out yaitu Kemampuan untuk meraih peluang baru dan keberanian meminta bantuan atau membangun jejaring sosial yang positif.
Fokus utama dari pendidikan ini adalah mengubah pola komunikasi edukasi narkoba menjadi lebih cair. Para peserta diharapkan mampu menyampaikan pesan anti-narkoba secara asik dan relevan dengan tren masa kini. Selain itu, mereka dibekali cara merangkul teman yang menunjukkan gejala kecanduan secara humanis tanpa menghakimi
Melalui pendekatan yang asik dan kekinian, para peserta diharapkan mampu menjadi komunikator andal dalam menyampaikan pesan anti-narkoba serta memiliki empati untuk merangkul teman sebaya yang menunjukkan gejala kecanduan tanpa memberikan stigma atau menghakimi. Output nyata dari pertemuan ini adalah pengukuhan seluruh peserta sebagai “Remaja Teman Sebaya” yang akan bertindak sebagai mitra strategis BNNK Gresik di media sosial maupun di lapangan. Selain itu, para anggota Pramuka ini telah menyusun rencana aksi konkret yang akan segera dilaksanakan di sekolah masing-masing sebagai langkah preventif yang sistematis. Sebagai tindak lanjut berkelanjutan, BNNK Gresik berkomitmen untuk memberikan supervisi berkala terhadap konten-konten edukasi digital yang diproduksi oleh Kwarcab Pramuka Gresik guna memastikan informasi yang tersebar di ruang publik tetap akurat, kreatif, dan berdampak luas bagi generasi muda di Kabupaten Gresik.
Sebagai bentuk legalitas dan keseriusan dalam bersinergi, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BNNK Gresik dengan Kwarcab Pramuka Kabupaten Gresik. Penandatanganan ini merupakan wujud komitmen nyata kedua belah pihak untuk melaksanakan program P4GN secara terpadu di lingkungan kepanduan.
