More
    BerandaUncategorizedDWP Lumajang Perkuat Kepekaan Sosial Istri ASN, Dorong Kepedulian terhadap Pemerlu Kesejahteraan...

    DWP Lumajang Perkuat Kepekaan Sosial Istri ASN, Dorong Kepedulian terhadap Pemerlu Kesejahteraan Sosial

    Penulis

    Tanggal

    Kategori

    Lumajang 12 Mei 2026  | Draft Rakyat Newsroom – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lumajang memperkuat peran sosial istri aparatur sipil negara (ASN) dengan mendorong tumbuhnya kepekaan terhadap pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial, sebagai bagian dari penguatan solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Ketua DWP Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, saat rapat pleno DWP Kabupaten Lumajang di Graha Nagara Bhakti Kantor BKPSDM Lumajang, Selasa (12/5/2026).

    Rahayu menegaskan, kepekaan sosial merupakan nilai penting yang perlu dimiliki setiap anggota DWP, karena keluarga ASN memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial.

    Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur atau pelayanan administrasi, tetapi juga dari seberapa kuat kepedulian sosial tumbuh di lingkungan masyarakat.

    “Istri ASN perlu memiliki kepekaan sosial karena di sekitar kita masih ada warga yang membutuhkan perhatian bersama. Kepedulian itu penting agar tidak ada masyarakat yang merasa berjalan sendiri menghadapi persoalan hidupnya,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial mencakup kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, seperti lansia, penyandang disabilitas, anak rentan, maupun keluarga yang menghadapi keterbatasan sosial-ekonomi.

    Keberadaan kelompok tersebut, menurut Rahayu, membutuhkan lingkungan yang tidak sekadar melihat, tetapi hadir dengan empati dan kepedulian.

    Substansi terpenting dari gerakan ini adalah membangun kesadaran bahwa kesejahteraan sosial bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama yang dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat.

    Karena itu, istri ASN didorong untuk menjadi penggerak kepedulian sosial, baik melalui aktivitas organisasi maupun melalui interaksi sehari-hari di masyarakat.

    “Sering kali persoalan sosial tidak terlihat di ruang formal. Tetapi ketika kita dekat dengan masyarakat, kita bisa mengetahui siapa yang membutuhkan perhatian, siapa yang perlu didampingi, dan siapa yang perlu dikuatkan,” katanya.

    Rahayu menambahkan, perempuan memiliki kedekatan emosional yang kuat dalam membangun hubungan sosial, sehingga keberadaan istri ASN dapat menjadi jembatan penting dalam memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas.

    Ia menilai, kepedulian terhadap pemerlu kesejahteraan sosial bukan selalu dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga perhatian, kunjungan, pendampingan, dan komunikasi yang memberi semangat.

    “Kadang seseorang hanya butuh didengar dan diperhatikan. Dari hal sederhana itu, rasa kebersamaan tumbuh dan masyarakat merasa tidak sendiri,” tambahnya.

    DWP Kabupaten Lumajang juga mendorong agar anggotanya aktif mengenali kondisi sosial di lingkungan sekitar, sehingga dapat menjadi bagian dari upaya deteksi dini persoalan sosial di masyarakat.

    Langkah tersebut dinilai penting karena banyak persoalan kesejahteraan sosial yang membutuhkan pendekatan kemanusiaan dan kedekatan lingkungan.

    Melalui penguatan kepekaan sosial ini, DWP Lumajang berharap keluarga ASN tidak hanya menjadi pendukung pelayanan pemerintahan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan sosial yang memperkuat empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.

    Dengan semangat tersebut, keberadaan organisasi perempuan di lingkungan ASN diharapkan mampu menjadi penggerak nilai-nilai kemanusiaan, sehingga pembangunan daerah tumbuh tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial. (MC Kab. Lumajang)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini
    Captcha verification failed!
    Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

    Artikel Terbaru